Pilihan Baru SUV Listrik: VinFast VF 7 Tampil Sporty, Jarak Tempuh hingga 471 km

0
Davy J. Tuilan di peluncuran VF 7
- Advertisement -

NMAA News – VinFast secara resmi meluncurkan SUV listrik VF 7 di GIIAS 2025 sebagai model kelima mereka di Indonesia.

“Dengan peluncuran model kelima kami, VinFast semakin memperkuat posisinya sebagai produsen EV murni paling lengkap di nusantara,” ujar Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia.

“Kami berkomitmen menghadirkan ekosistem ‘For a Green Future’ yang menyeluruh bagi masyarakat Indonesia,” lanjutnya.

Tersedia dalam dua varian, VF 7 Eco dibanderol dengan harga Rp 468 juta dan VF 7 Plus Rp 568 juta, sudah termasuk baterai.

VF 7 mengusung desain “Asymmetric Aerospace” dari Torino Design dengan tampilan coupe sporty dan lampu LED berbentuk “V”.

Dimensi VF 7 mencakup panjang 4.545 mm dan wheelbase 2.840 mm, menyajikan kabin luas dan nyaman. Interiornya dilengkapi layar sentuh 12,9 inci, HUD, setir D-cut, serta jok kulit premium.

Peluncuran VF 7 di GIIAS 2025

VF 7 Plus dibekali dua motor listrik AWD bertenaga 349 hp dan jarak tempuh hingga 471 km. Sedangkan varian VF 7 Eco dibekali satu motor FWD bertenaga 174 hp dan jarak tempuh 430 km.

Kedua varian menggunakan baterai berkapasitas besar: 70,8 kWh untuk Plus dan 59,6 kWh untuk Eco.

Dari sisi keselamatan, VF 7 dilengkapi 7 airbag dan berbagai fitur aktif seperti ESC, TCS, dan HSA.

Harga VinFast VF 7

Untuk garansi kendaraan mencapai 10 tahun atau 200.000 km, salah satu yang terbaik di kelasnya.

VinFast juga memberikan pengisian daya gratis di stasiun V-GREEN hingga 1 Maret 2028.

Ada yang menarik nih! Khusus 125 pembeli pertama VF 7 di GIIAS 2025 disebutkan mendapat voucher tiket pesawat senilai Rp 7 juta.

VF 7 menawarkan lima warna eksterior dan dua pilihan interior, termasuk kombinasi dua warna di varian Plus.

Pemesanannya bisa dilakukan di booth GIIAS atau showroom resmi VinFast di seluruh Indonesia.

“Kami yakin VF 7 akan menjadi pilihan ideal bagi konsumen yang menginginkan desain futuristik, fitur modern, dan mobilitas berkelanjutan,” tutup Kariyanto.

 

- Advertisement -