NMAA News – Setelah hampir 18 tahun menemani para penggemar kecepatan, Nissan resmi mengakhiri produksi GT-R generasi R35, yang selama ini dikenal sebagai “Godzilla.”
Penutupan produksi ini sekaligus menjadi momen bersejarah bagi dunia otomotif, namun Nissan memastikan bahwa kisah GT-R belum berakhir.
Unit terakhir R35 resmi keluar dari jalur perakitan Tochigi, Jepang, pada Agustus 2025. Mobil tersebut hadir dalam balutan warna ikonik Midnight Purple, dengan varian Premium Edition T-Spec, dan ditujukan untuk pasar Jepang—negara terakhir yang masih menjual GT-R.
Uniknya, alih-alih menyimpannya sebagai koleksi perusahaan, Nissan justru akan menyerahkan mobil terakhir ini kepada seorang pelanggan.

Sejak debutnya pada 2007, Nissan telah memproduksi sekitar 48.000 unit GT-R R35.
Dari jumlah tersebut, 37% terjual di pasar Jepang. Nissan juga mengungkapkan fakta menarik, bahwa satu mesin GT-R membutuhkan waktu sekitar enam jam untuk dirakit secara manual.
Seluruh mesin R35 dibangun oleh tim berisi sembilan teknisi master, yang dikenal sebagai “Takumi.”
Meski demikian, Nissan menegaskan bahwa perjalanan GT-R tidak berhenti di sini. “Kepada para penggemar GT-R di seluruh dunia, saya ingin mengatakan bahwa ini bukanlah perpisahan selamanya. Tujuan kami adalah agar nama GT-R suatu hari nanti bisa kembali,” jelas Ivan Espinosa, bos Nissan.
Hingga kini, detail mengenai GT-R generasi berikutnya yang kemungkinan disebut R36 masih dirahasiakan.

Namun besar kemungkinan mobil tersebut akan mendapatkan sentuhan elektrifikasi pada sistem penggeraknya. Meski begitu, belum ada indikasi bahwa penerusnya akan sepenuhnya bertenaga listrik.
Dengan berakhirnya produksi R35, kini para penggemar hanya bisa menantikan langkah besar Nissan berikutnya dalam menghadirkan kembali ikon performa legendaris GT-R di era baru otomotif.
Hingga kini, detail mengenai GT-R generasi berikutnya yang kemungkinan disebut R36 masih dirahasiakan.
Namun besar kemungkinan mobil tersebut akan mendapatkan sentuhan elektrifikasi pada sistem penggeraknya. Meski begitu, belum ada indikasi bahwa penerusnya akan sepenuhnya bertenaga listrik.
Dengan berakhirnya produksi R35, kini para penggemar hanya bisa menantikan langkah besar Nissan berikutnya dalam menghadirkan kembali ikon performa legendaris GT-R di era baru otomotif.

