Program Langganan Baterai VinFast Menguntungkan, Ini Penjelasannya

0
- Advertisement -

NMAA News – VinFast Indonesia resmi merilis harga langganan baterai untuk seluruh lini kendaraan listriknya, sebagai bagian dari strategi untuk menurunkan hambatan dalam adopsi kendaraan listrik.

Mulai dari VF 3 hingga VF 7, semua model kini mendukung kepemilikan fleksibel melalui skema langganan baterai, menawarkan biaya awal lebih rendah, tarif bulanan terprediksi, dan memberi ketenangan penuh bagi konsumen.

Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia, mengatakan, dengan filosofi customer-centric, pihaknya terus hadirkan kebijakan relevan dan bermanfaat nyata bagi konsumen di Indonesia sepanjang perjalanan kepemilikan kendaraan listriknya.
VinFast Hadirkan VF7 Edisi Disney di GIIAS 2025, Ada Fantastic 4 dan Lilo & Stitch

“Sebagai pelopor skema langganan baterai di pasar ini, kami terdorong respon positif yang kami terima. Kami sempurnakan kebijakan ini, mulai harga awal kendaraan hingga ketentuan langganan,” jelas Kariyanto.

Menurutnya, cara ini tidak hanya memberikan solusi keuangan yang lebih fleksibel, tetapi juga menegaskan komitmen jangka panjang VinFast dalam mendukung transisi menuju kendaraan ramah lingkungan.

Manfaat Skema Langganan Baterai VinFast:

Harga Awal Kendaraan Jauh Lebih Terjangkau

Program langganan baterai VinFast, biaya kepemilikan awal kendaraan listrik lebih terjangkau, mulai Rp152 juta. Skema ini efektif memberi keleluasaan konsumen memilih sesuai kebutuhan mereka. Sekaligus membuka akses teknologi mobilitas ramah lingkungan bagi berbagai segmen pasar.

Pelanggan dapat mengakhiri kontrak langganan kapan saja saat menjual kembali kendaraan, memberi fleksibilitas tanpa korbankan kenyamanan, efisiensi, dan kepastian jangka panjang, semua dengan tetap menikmati performa tinggi dan teknologi canggih.

Harga VinFast VF 7

Penghematan Biaya Operasional Signifikan

Selain ramah lingkungan dan hemat dari sisi biaya awal, kendaraan listrik VinFast juga tawarkan keuntungan signifikan biaya operasional harian.

Sebuah mobil bensin dengan konsumsi 8,1 liter per 100 kilometer (Versi International Energy Agency), jika menempuh 1.500 kilometer per bulan, akan habiskan bahan bakar sekitar 121,5 liter.

Sebaliknya, VinFast VF 3, yang didukung kebijakan pengisian daya gratis di stasiun V-Green hingga Maret 2028, tidak butuh biaya pengisian daya. Satu-satunya biaya bulanan adalah langganan baterai Rp253.000.

Dengan struktur ini, biaya operasional VF 3 sekitar 83 persen lebih rendah dibanding mobil berbahan bakar bensin umumnya di Indonesia. Konsumen dapat menghemat hingga Rp1.229.300 per bulan hanya dari sisi biaya energi.

Jika dikonversi ke metrik setara bensin, konsumsi energi VF 3 setara hanya 1,38 liter per 100 kilometer. Atau sekitar 72 kilometer per liter, menawarkan efisiensi operasional sangat kompetitif.

VinFast Hadirkan VF7 Edisi Disney di GIIAS 2025, Ada Fantastic 4 dan Lilo & Stitch

Tanpa Kepemilikan Baterai, Bebas Khawatir Soal Baterai

Dalam program langganan baterai ini, seluruh risiko terkait baterai ditanggung VinFast, di mana tanggung jawab atas performa atau kesehatan baterai, perawatan, dan penggantiannya sepenuhnya ditangani oleh VinFast selama masa berlangganan.

Jika kondisi baterai menurun hingga di bawah 70%, baterai akan diganti tanpa dibebani biaya apapun. Hal ini memberi ketenangan bagi pelanggan, tanpa perlu khawatir terhadap penurunan performa atau ketidakpastian nilai jual kembali.

Program yang telah diperbarui ini juga menghapus batas jarak tempuh, sehingga pelanggan dapat berkendara tanpa batasan dengan biaya langganan bulanan tetap. Hal ini membuat penggunaan kendaraan listrik sebagai moda transportasi utama menjadi semakin praktis dan nyaman.

Skema ini mendapat sambutan positif konsumen awal dan mitra dealer. Seperti di awalnya yang ragu memilih kendaraan listrik karena harga baterai mahal dan performanya cenderung menurun seiring waktu.

“Dengan program langganan baterai VinFast, saya tidak perlu lagi khawatir. Biaya bulanan masuk akal. Semua risiko baterai ditanggung perusahaan. Menurut saya, ini solusi cerdas dan bebas stres untuk mobilitas harian,” ungkap Aryo Teguh, pengguna VF 3, Jakarta.

“Sebagai dealer resmi, kami melihat minat tinggi konsumen sebelumnya menganggap kendaraan listrik terlalu mahal. Program langganan baterai VinFast bikin kepemilikan kendaraan listrik lebih realistis dan menarik. Khususnya bagi generasi muda dan pelaku usaha kecil,” ungkap Jonathan Hans, dealer resmi VinFast Radio Dalam.

VinFast VF 3 saat peluncuran perdananya di Vietnam tahun lalu, foto: VinFast

Komitmen Jangka Panjang VinFast di Indonesia

VinFast menegaskan komitmen jangka panjangnya di Indonesia melalui investasi senilai USD 200 juta untuk membangun pabrik perakitan kendaraan listrik di Subang, Jawa Barat.

Pabrik ini dijadwalkan mulai beroperasi pada akhir 2025, dengan kapasitas produksi mencapai 50.000 unit per tahun. Pabrik tersebut akan merakit model kendaraan listrik setir kanan seperti VF 3, VF 5, VF 6, dan VF 7 untuk pasar domestik.

Dalam hal distribusi dan layanan purna jual, VinFast telah bermitra dengan lebih dari 20 dealer, dan menargetkan pembukaan 100 showroom hingga akhir 2025 di 19 provinsi.

VinFast juga bekerja sama dengan jaringan bengkel lokal seperti Otoklix, Bengkel BOS, dan Nawilis untuk hadirkan 181 titik layanan resmi yang menyediakan servis rutin, klaim garansi, dan diagnostik perangkat lunak.

Seluruh teknisi dan staf dealer mendapatkan pelatihan sesuai standar global VinFast guna memastikan pengalaman layanan yang konsisten dan tepercaya bagi konsumen.

VinFast juga kembangkan Green Future Ecosystem yang mendukung adopsi kendaraan listrik dan mendorong praktik berkelanjutan di seluruh Indonesia.

Ekosistem ini mencakup pembangunan infrastruktur pengisian daya nasional melalui V-GREEN, dengan target 63.000 titik pengisian eksklusif hingga akhir 2025, dan 100.000 titik untuk jangka panjang.

Konsumen VinFast dapat menikmati insentif pengisian daya gratis hingga Maret 2028. Ekosistem ini mencakup layanan taksi listrik Green SM untuk mendukung penggunaan kendaaraan listrik untuk aktivitas sehari-hari.

Selain itu, VinFast bekerja sama dengan lembaga keuangan seperti Bank Negara Indonesia (BNI) untuk menawarkan skema pembiayaan menarik bagi konsumen.

Kolaborasi ini dilengkapi sejumlah kebijakan inovatif, termasuk garansi baterai 10 tahun, program buyback hingga 90% dengan masa kepemilikan minimum 6 bulan, serta skema langganan baterai fleksibel dan menguntungkan.

- Advertisement -