NMAA News – Salah satu pertanyaan besar konsumen ketika mendengar mobil listrik adalah: “Apakah bisa dipakai jarak jauh tanpa khawatir kehabisan daya?” GAC Indonesia menjawabnya secara langsung lewat AION UT Media Drive, mengajak rekan media termasuk NMAA.co.id untuk menempuh rute Jakarta–Bandung–Jakarta hanya dengan sekali pengisian daya.
Perjalanan dimulai pagi hari, melintasi jalan tol dengan kecepatan konstan. Begitu memasuki Bandung, tantangan nyata menanti: tanjakan curam menuju kawasan Dago, ditambah lalu lintas kota yang padat. Kondisi yang biasanya membuat konsumsi energi melonjak, namun AION UT justru menunjukkan efisiensi impresif.

Berdasarkan catatan kami, setelah menempuh lebih dari 300 km pulang-pergi, mobil masih menyisakan jarak 139 km.
Konsumsi rata-rata tercatat hanya 13,8 kWh/100 km, angka yang sangat impresif untuk mobil listrik di kelasnya. Hal ini membuktikan bahwa AION UT bukan hanya ramah lingkungan, tetapi juga tangguh menghadapi berbagai kondisi jalan di Indonesia.

“Keberhasilan AION UT menempuh perjalanan hanya dengan satu kali pengisian daya adalah bukti nyata efisiensi teknologi yang kami hadirkan. Ini bukan hanya soal performa, tapi juga soal kepercayaan diri pengemudi kendaraan listrik,” ujar Andry Ciu, CEO GAC Indonesia.
Dengan baterai 60 kWh pada varian Premium yang mampu menempuh hingga 500 km, AION UT memberi keyakinan baru bahwa kendaraan listrik bisa diandalkan bahkan untuk perjalanan antar kota.
Ditambah sistem keselamatan ADiGO, interior futuristik dengan layar besar, serta garansi baterai seumur hidup, AION UT menawarkan paket lengkap: teknologi canggih, efisiensi energi, dan rasa aman.
Kini, keraguan soal daya tahan mobil listrik di perjalanan jauh bisa mulai ditepis. AION UT telah membuktikannya di jalur klasik Jakarta–Bandung, rute yang sering jadi patokan bagi mobil-mobil baru di Indonesia.

