Fitur Drive Mode ‘Wet’ pada Mitsubishi XForce Bikin Tenang Saat Melibas Hujan

0
- Advertisement -

NMAA News – Mitsubishi Xforce memiliki fitur keamanan Drive Mode yang bisa disesuaikan dengan kondisi jalan dan cuaca. Terdapat 4 mode berkendara yang bisa diatur pengemudi, yaitu Normal, Wet, Gravel, dan Mud.

Sesuai namanya, Normal untuk medan jalan yang umum, Wet untuk situasi hujan atau basah, Gravel untuk kondisi tanah atau kerikil, dan Mud untuk lumpur.

Asyiknya, pilihan mode berkendara tersebut cukup diatur melalui tombol di sebelah tuas transmisi dengan mudah dan praktis.

Pilihan mode berkendaranya akan tampil pada layar di dasbor sehingga memudahkan pengemudi memantaunya.

Mitsubishi Xforce Ultimate with Diamond Sense di GJAW 2024

“Driving mode ini menarik. Penjelasannya begini; untuk mode normal, wet, gravel, dan mud. Ada beberapa variabel bisa di-set up saat permukaan jalan berubah. Misalnya, kita taruh di normal mode pas di jalan aspal. Saat injak gas 50%, maka throttle terbukanya 60%. Jadi akselerasi berasa kencang,” jelas Rifat.

Cara kerja fitur canggih ini melibatkan pengaturan mesin, transmisi, rem, dan power steering yang kemudian terintegrasi dengan kontrol traksi, kontrol stabilitas, dan Active Yaw Control (AYC).

Mitsubishi Xforce dilengkapi dengan fitur canggih yakni Drive Mode, yang salah satunya adalah mode “Wet”.

Sesuai namanya, mode ini dirancang khusus untuk menghadapi kondisi jalan basah atau licin, seperti saat hujan, genangan air, atau jalan berlumut.

Tapi sebenarnya kapan sebaiknya mode Wet ini digunakan? Dan bagaimana cara kerjanya?

Sebelum lebih jauh, sebaiknya kita pahami dulu apa itu Drive Mode “Wet”? Drive Mode “Wet” adalah salah satu dari beberapa pilihan mode berkendara (drive mode) yang bisa dipilih pengemudi.

Saat mode ini diaktifkan, sistem mobil akan menyesuaikan cara kerja mesin, transmisi, dan sistem kendali traksi untuk memberikan kendali yang lebih stabil dan aman di jalan licin.

Lantas kapan sebaiknya mode ini diaktifkan? Mode Wet sangat membantu dan dibutuhkan saat kondisi mengemudi pada hujan deras, menerjang jalanan tergenang air.

Juga ketika melibas permukaan jalan licin karena lumpur, tanah basah, atau lumut. Termasuk saat mengemudi di area pegunungan atau daerah bercurah hujan tinggi.

Foto: NMAA

Jika kondisi jalan kembali kering, bisa dikembalikan ke drive mode Normal. Dengan mengaktifkan mode Wet, sistem ECU akan melakukan beberapa penyesuaian.

Seperti pengaturan tenaga mesin secara halus sehingga mobil tidak langsung menghentak saat pedal gas diinjak agar lebih mudah dikendalikan di jalan licin.

Selain itu ada pengaturan untuk meningkatkan traksi (daya cengkram ban ke jalan) lewat bantuan traction control yang bekerja lebih aktif untuk mencegah ban selip.

Saat mode Wet, respons kemudi juga jadi lebih halus sehingga terasa lebih stabil, pengemudi bisa lebih percaya diri bermanuver dengan aman meski jalan licin.

Transmisi juga akan sesuaikan perpindahan gigi dengan lebih lembut untuk menghindari hentakan mendadak.

Untuk mengaktifkan Drive Mode “Wet” pada Mitsubishi Xforce cukup mudah. Pastikan mobil dalam keadaan menyala, lalu cari tombol/kenop “Drive Mode” di konsol tengah dekat tuas transmisi.

Foto: NMAA

Putar atau tekan hingga indikator di layar menunjukkan Mode “Wet”. Mode ini akan aktif secara otomatis, dan pengaturan mobil langsung disesuaikan.

Meski fitur Drive Mode “Wet” di Mitsubishi Xforce bermanfaat atas rasa aman berkendara di jalan basah atau licin, namun si pengendara juga harus tetap waspada menjaga kecepatan dan jarak aman.

“Mode wet yang ada bukan hasil kombinasi mode gravel dan mud. Sebab mode wet punya karakter dan setting tersendiri. Dalam mode wet, artinya wet traction control dioptimalkan, tapi respons pedal gas lebih setingkat dari mode normal,” pungkas M. Arif Dwiyanto, Head of Technical Sales Division PT MMKSI.

- Advertisement -