NMAA News – Skuad Yamaha Racing Indonesia (YRI) 2026 telah siap menghadapi pertarungan musim ini dan akan berupaya melakukan improvement untuk mencetak prestasi maksimal di kejuaraan dunia maupun Asia.
Kesiapan teknis YRI tersebut disampaikan saat gelaran Yamaha Media Breakfasting 2026 di kawasan Jakarta Utara, Jumat (27/2/2026).
Menurut Johannes B.M.Siahaan, Assistant General Manager CS & Motorsport Division PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Yamaha Indonesia sudah melakukan berbagai langkah persiapan paripurna.

”Keberhasilan kami di World Supersport dan ajang internasional lainnya menjadi bukti nyata, program pembinaan Yamaha Racing Indonesia berjalan efektif dan terarah, dengan dilakukannya program latihan fisik dan mental yang terstruktur,” ungkap Johannes.
Tak hanya itu, lanjut Johannes, pihak YIMM juga melakukan pengembangan teknis motor berpartner dengan teknologi berbasis data dan racing DNA, kolaborasi solid antara rider, engineer, serta manajemen tim yang mampu beradaptasi dengan cepat.
YRI menyadari kalau prestasi yang dicetak ini bukan hasil kerja satu individu, melainkan kolaborasi kuat antara pembalap, tim, engineer, manajemen, sponsor, pemerintah dan dukungan pecinta motorsport Indonesia.

“Untuk itu, terima kasih atas kepercayaan dan komitmen yang diberikan. Kami berharap sinergi ini terus terjalin dan semakin kuat. Mari membangun mimpi bersama Yamaha dan wujudkan dengan kemenangan membanggakan,” optimis Johannes.
Petualangan tim Yamaha Racing Indonesia tahun ini sebenarnya sudah dimulai lewat penampilan Aldi Satya Mahendra pada seri 1 World Supersport di sirkuit Phillip Island Australia, 20-22 Februari 2026 lalu.
Rider AS Racing Team itu menggoreskan sejarah menjadi rider Indonesia pertama peraih podium World Supersport. Prestasi luar biasa itu dicapainya dari hasil race 2 dan menempatkannya di peringkat 5 klasemen sementara.
Kiprah mendunia pembalap Yamaha Racing Indonesia juga dilanjutkan Arai Agaska yang akan melakoni debut World Sportbike.

Jenjang karir ini dicapainya setelah merengkuh prestasi runner up R3 BLU CRU World Cup 2025. Bersama tim ProGP Niti Racing, dia memulai journey World Sportbike menunggangi Yamaha R7 menargetkan tembus 5 besar.
Di ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) tercatat ada Wahyu Nugroho dan M Faerozi di kelas SS600 yang ingin tingkatkan prestasi. Kesempatan Wahyu Nugroho memperbaiki pencapaian dengan membidik gelar juara, setelah finish ke-4 di 2025.
Sedangkan M Faerozi berharap masuk 3 besar. Keduanya ingin mengulang double podium yang diraih di Mandalika 2025. Sebagai catatan, Wahyu Nugroho juga akan tampil di All Japan Road Race Championship menggeber Yamaha YZF-R6.

Candra Hermawan yang tampil impresif sebagai rookie tahun lalu, 3 kali naik podium dan menduduki peringkat 5 klasemen akhir. Dia akan fokus menargetkan gelar juara kelas AP250 musim ini. Lalu Muhammad Fadhil Musyavi yang beraksi mengesankan meraih podium di Sepang, berhasrat menorehkan keberhasilan podium lagi.
Pembekalan bertahap untuk rider muda belia juga dilakukan dengan melibatkan Sabian Fathul Ilmi yang akan berlaga satu musim penuh di Yamaha R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship.
Pembalap usia 13 tahun itu sempat mengenyam pengalaman di kejuaraan itu sebagai wild card dengan mengikuti satu seri di Buriram Thailand 2025. Hasilnya, dia mampu finish di posisi 4 race 1 dan ke-6 race 2.

Upaya yang dilakukan YRI selama ini mulai terbukti berbuah prestasi nyata. Hingga di 2026 ini menjadi fase baru Yamaha membangun ekosistem balap lebih kuat, lebih terstruktur, dan lebih kompetitif di level internasional dan nasional.
Kunci kesuksesan terletak pada roadmap jangka panjang yang jadi guidance mewujudkan target, serta memastikan Indonesia tetap menjadi salah satu pilar penting dalam struktur balap global Yamaha.
Kesuksesan mengantarkan Aldi Satya Mahendra mencapai podium memvalidasi pembinaan Yamaha Racing Indonesia sudah setara dengan standar Eropa, juga produsen talenta pembalap kelas dunia dan menjadi benchmark pembinaan Asia Tenggara.

Tercatat ada 7 pembalap yang berkompetisi semusim penuh di 4 ajang internasional :
- World Supersport: Aldi Satya Mahendra (Yamaha YZF-R9)
- World Sportbike: Arai Agaska Dibani Laksana (Yamaha YZF-R7)
- Asia Road Racing Championship (ARRC): Wahyu Nugroho & Muhammad Faerozi T (SS600 – Yamaha YZF-R6), Candra Hermawan & Muhammad Fadhil Musyavi (AP250 – Yamaha YZF-R3)
- Yamaha R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship : Sabian Fathul Ilmi (Yamaha YZF-R3)

