Teknologi SHS Jaecoo Terbukti Unggul di Medan Ekstrem Rinjani100 2026

0
- Advertisement -

NMAA News – Wujudkan komitmen berkelanjutan mendukung gaya hidup aktif sekaligus pengembangan ekosistem sport tourism berbasis alam di Indonesia, JAECOO Indonesia berpartisipasi di ajang Rinjani100 pada 1–3 Mei 2026 di Taman Nasional Gunung Rinjani, Lombok.

Dalam kesempatan ini, JAECOO menghadirkan JAECOO J7 SHS-P Discover Edition dan JAECOO J8 SHS-P ARDIS agar dikenal lebih dekat ke peserta dan pengunjung. J8 SHS-P ARDIS juga berperan sebagai lead car pendukung kelancaran jalannya kompetisi di medan menantang.

Rinjani100 sendiri merupakan ajang lari lintas alam berskala Internasional yang telah diselenggarakan sejak 2013, dengan partisipasi tahun ini mencapai 2.324 pelari dari 38 negara.

Rinjani100 menghadirkan berbagai kategori lomba, mulai dari jarak 12 km hingga 162 km sebagai kategori terpanjang dan terekstrim. Acara ini lama terdaftar di UTMB qualifying standard, yang memungkinkan peserta memperoleh poin kualifikasi menuju UTMB World Series di Perancis.

Selain itu Rinjani100 merupakan bagian TorX Experience yang memungkinkan finisher 100 km & 162 km untuk dapat mengikuti perlombaan lari lintas alam terpanjang di Pegunungan Italia yaitu Tor Des Geants tanpa melalui proses seleksi rumit.

Sekaligus memperkuat positioning dan daya tarik global Rinjani100 untuk mendorong kehadiran pelari mancanegara datang ke Lombok lebih meriah lagi.

JAECOO J8 SHS-P ARDIS melintasi medan ekstrem, membuktikan performa dan ketangguhannya

Melalui kehadiran lini SHS, yakni JAECOO J7 SHS-P dan JAECOO J8 SHS-P ARDIS, JAECOO Indonesia kembali tegaskan karakter petualang sekaligus menunjukkan teknologi kendaraan, termasuk segmen premium, mendukung aktivitas luar ruang secara fungsional dan berkelanjutan.

“Rinjani100 merupakan platform relevan bagi kami terus mendukung pengembangan ekosistem sport tourism di Indonesia, sekaligus memperkuat semangat eksplorasi yang menjadi karakter JAECOO,” jelas Jim Ma, Business Unit Director JAECOO Indonesia.

Melalui kehadiran JAECOO J7 SHS-P dan JAECOO J8 SHS-P ARDIS, ia ingin tunjukkan bagaimana teknologi hybrid dan sistem penggerak cerdas mampu menghadirkan performa, stabilitas, dan efisiensi di medan menantang.

Sebagai lini Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), JAECOO menghadirkan teknologi Super Hybrid System (SHS) melalui JAECOO J7 SHS-P dan JAECOO J8 SHS-P ARDIS.

Teknologi ini merupakan pengembangan sistem PHEV yang mengintegrasikan tenaga listrik dan mesin secara cerdas, sehingga mampu menghadirkan efisiensi energi tanpa mengorbankan performa di berbagai kondisi berkendara.

Pada JAECOO J7 SHS-P Discover Edition, model ini pengembangan lini J7 SHS-P dengan karakter petualangan lebih kuat. Dirancang mendukung aktivitas luar ruang, kendaraan ini dilengkapi berbagai perlengkapan fungsional.

Yakni, seperti roof platform untuk kargo tambahan, side box dan tactical box sebagai solusi penyimpanan praktis, serta hard-shell side awning pemberi perlindungan dari paparan matahari saat beristirahat di alam terbuka.

Kehadiran side ladder juga memudahkan akses ke area atap, sekaligus memperkuat fungsionalitas dan karakter petualang khas edisi Discover.

JAECOO J8 SHS-P ARDIS sempat ditugaskan sebagai Zero Car di reli IRRA 2025. Hadirkan pengalaman berkendara premium melalui dukungan mesin 1.5L TGDI Dedicated Hybrid Engine, dipadu sistem Electric Hybrid 3DHT.

Kombinasi ini memungkinkan kendaraan menempuh jarak listrik murni hingga 246 km serta total jarak tempuh hybrid mencapai 1.660 km.

Hasil ini mengantarkan J8 SHS-P ARDIS meraih rekor MURI sebagai mobil hybrid berjarak tempuh terpanjang di Indonesia, hanya sekali pengisian penuh baterai dan tangki bahan bakar.

Sebagai pelengkap ekosistem kendaraan elektrifikasi, JAECOO juga hadirkan JAECOO J5 EV, kendaraan listrik murni bagi konsumen yang ingin sepenuhnya beralih ke mobilitas ramah lingkungan.

JAECOO J5 EV menerima respon positif pasar Indonesia. Tercermin performa JAECOO J5 EV di Indonesia yang berhasil menjadi EV No.1. Pencapaian penjualan 1.942 unit pada Januari, 2.926 unit pada Februari, dan 2.775 unit pada Maret 2026.

 

- Advertisement -