NMAA News – Saat mendengar nama Suzuki, kebanyakan orang langsung teringat pada Jimny, Carry, Katana, atau Swift. Padahal, pabrikan asal Jepang itu pernah membuat mobil sport yang tampil sangat berbeda dari karakter produknya selama ini. Mobil tersebut adalah Suzuki Cara, sebuah kei car yang hingga kini masih menjadi salah satu model paling langka dalam sejarah Suzuki.
Suzuki Cara resmi dipasarkan di Jepang pada 1993. Masa produksinya pun sangat singkat karena hanya bertahan hingga 1994. Dalam kurun waktu tersebut, Suzuki hanya berhasil memasarkan sekitar 533 unit, menjadikannya salah satu mobil dengan populasi paling sedikit yang pernah memakai logo Suzuki.

Yang membuat Suzuki Cara begitu istimewa bukan hanya jumlah produksinya, tetapi juga desainnya. Mobil ini dibekali pintu gullwing yang membuka ke atas, sebuah fitur yang biasanya identik dengan mobil-mobil sport premium. Kehadiran pintu tersebut membuat Suzuki Cara langsung mencuri perhatian meski memiliki dimensi yang sangat mungil.
Di balik tampilannya, Suzuki Cara sebenarnya merupakan hasil kolaborasi antara Suzuki dan Mazda. Mobil ini berbagi platform dengan Mazda Autozam AZ-1 yang lebih dikenal di kalangan penggemar kei car Jepang. Mazda bertanggung jawab mengembangkan sekaligus memproduksi mobil tersebut, sementara Suzuki memasok mesin dan memasarkannya dengan identitas berbeda.

Suzuki Cara menggunakan mesin tiga silinder turbo berkapasitas 657 cc yang mampu menghasilkan tenaga 64 PS dan torsi 85 Nm. Tenaga tersebut diteruskan ke roda belakang melalui transmisi manual lima percepatan. Meski spesifikasinya terlihat sederhana menurut standar saat ini, konfigurasi tersebut sudah menjadi yang terbaik untuk regulasi kei car Jepang pada era 1990-an.
Keunggulan lain yang membuat Suzuki Cara berbeda adalah penggunaan layout mesin tengah atau mid-engine. Dipadukan dengan sistem penggerak roda belakang dan bobot sekitar 720 kilogram, mobil ini menawarkan karakter berkendara yang lincah sekaligus menyenangkan. Tidak heran jika banyak penggemar menyebutnya sebagai mobil sport sungguhan dalam ukuran mini.

Kini, Suzuki Cara menjadi salah satu mobil klasik Jepang yang paling diburu kolektor. Selain tampil unik, jumlah unit yang sangat sedikit membuat nilainya terus meningkat dari tahun ke tahun. Kehadirannya juga menjadi pengingat bahwa Suzuki pernah berani keluar dari zona nyaman dengan menghadirkan mobil sport kecil berteknologi menarik.
Meski usianya sudah lebih dari 30 tahun, Suzuki Cara tetap memiliki daya tarik yang sulit ditandingi. Mobil ini membuktikan bahwa ukuran kecil tidak menghalangi sebuah kendaraan untuk memiliki karakter, performa, dan desain yang mampu meninggalkan jejak dalam sejarah otomotif Jepang.


