BYD Tech Culture Fest 2026 Hadir di Surabaya, Buka 3 Dealer Baru dan Ungkap Biaya Berkendara M6 DM Cuma Rp 181/Km

0
BYD Tech Culture Fest 2026 Hadir di Surabaya
- Advertisement -

NMAA News – Surabaya menjadi kota berikutnya dalam rangkaian BYD Tech Culture Fest (TCF) 2026 setelah sebelumnya sukses digelar di Jakarta, Medan, dan Semarang. Bertempat di Pakuwon Mall Surabaya, festival ini menjadi bagian dari komitmen PT BYD Motor Indonesia untuk memperkenalkan teknologi kendaraan energi baru kepada masyarakat melalui pengalaman yang lebih interaktif.

Tidak sekadar memamerkan produk, BYD mengajak pengunjung mengenal lebih dekat teknologi kendaraan listrik (EV) dan teknologi Dual Mode (DM) yang menjadi andalan perusahaan. Berbagai zona edukasi, test drive, hingga aktivitas keluarga dihadirkan agar masyarakat dapat merasakan langsung manfaat teknologi elektrifikasi dalam kehidupan sehari-hari.

Head of Marketing, PR & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan mengatakan karakter mobilitas masyarakat Indonesia sangat beragam sehingga teknologi perlu dirasakan secara langsung, bukan hanya dipelajari melalui spesifikasi.

BYD Tech Culture Fest 2026 Hadir di Surabaya

Menurutnya, setelah memperoleh respons positif di Jakarta, Medan, dan Semarang, Surabaya menjadi kota strategis berikutnya untuk memperluas literasi masyarakat terhadap kendaraan energi baru.

Selain membawa pengalaman teknologi, BYD juga memperkuat jaringan layanannya di Jawa Timur. Dalam ajang ini, perusahaan meresmikan tiga dealer baru, yakni BYD HAKA Gresik, BYD HAKA Madiun, dan BYD HAKA Banyuwangi.

Dengan tambahan tersebut, kini BYD telah memiliki enam dealer yang beroperasi di Jawa Timur. Secara nasional, jaringan BYD juga telah melampaui 100 dealer yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Ke depan, BYD menargetkan penambahan lebih dari sepuluh dealer baru di berbagai kota di Jawa Timur sebagai bagian dari pengembangan ekosistem kendaraan energi baru.

BYD Tech Culture Fest 2026 Hadir di Surabaya

Salah satu daya tarik utama festival ini adalah Technology Zone, area edukatif yang memungkinkan pengunjung mempelajari berbagai inovasi BYD, mulai dari Blade Battery, e-Platform, hingga teknologi Dual Mode (DM).

Melalui pendampingan product expert, pengunjung dapat memahami cara kerja teknologi tersebut beserta manfaatnya dari sisi efisiensi, keamanan, performa, hingga fleksibilitas penggunaan.

BYD juga menghadirkan area Test Ride B5 Obstacle, di mana pengunjung dapat merasakan kemampuan DENZA B5 melewati berbagai rintangan ekstrem seperti tanjakan 35 derajat, jalur bergelombang, hingga jungkat-jungkit.

Sementara itu, di area Test Drive, masyarakat dapat mencoba langsung berbagai model BYD, mulai dari BYD M6 DM, BYD M6, BYD Dolphin, BYD Seal, BYD Sealion 7, BYD Atto 3, DENZA D9, hingga DENZA B5.

Dalam kesempatan yang sama, BYD juga mengumumkan hasil BYD M6 DM Media Challenge Surabaya. Pengujian dilakukan pada rute Surabaya menuju Prigen dan kembali ke Surabaya dengan total perjalanan sekitar 150 kilometer.

Hasilnya menunjukkan efisiensi yang cukup mengesankan. Tiga peserta terbaik mencatat biaya operasional kendaraan mulai dari Rp256 per kilometer, Rp248 per kilometer, hingga Rp181 per kilometer.

Selain itu, konsumsi bahan bakar selama pengujian berada pada kisaran 0,2 hingga 2,5 liter untuk seluruh perjalanan, menunjukkan kemampuan teknologi Dual Mode dalam mengoptimalkan penggunaan energi sesuai kondisi berkendara.

Luther Panjaitan menyebut hasil tersebut memperlihatkan bahwa teknologi DM mampu menjadi solusi mobilitas yang efisien sekaligus relevan untuk penggunaan harian maupun perjalanan antarkota.

Tidak hanya menghadirkan teknologi otomotif, BYD Tech Culture Fest Surabaya juga dikemas sebagai festival keluarga. Pengunjung dapat menikmati bazar kuliner khas Surabaya, area bermain anak, hingga berbagai aktivitas komunitas yang melibatkan pelaku usaha lokal.

Setelah Surabaya, rangkaian BYD Tech Culture Fest 2026 akan terus berlanjut ke berbagai kota di Indonesia sebagai bagian dari upaya BYD memperluas edukasi kendaraan energi baru sekaligus mempercepat adopsi mobilitas ramah lingkungan di Tanah Air.

- Advertisement -