Isuzu Perkuat Layanan Purnajual di GIIAS 2026 dengan Maksimalkan Uptime Operasional Bisnis Pelanggan

0
- Advertisement -

NMAA News – Layanan purna jual menjadi kunci utama menjaga uptime operasional kendaraan pelanggan. Untuk itu memanfaatkan momentum GIIAS 2026, PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) mengoptimalkan program yang sudah ada.

Lewat aplikasi Isuzu Link, mempersembahkan rangkaian solusi terintegrasi. Mulai layanan proaktif, ketersediaan suku cadang, jaringan layanan nasional, hingga pemanfaatan teknologi telematika.

Aplikasi Isuzu Link menciptakan ekosistem aftersales yang dirancang untuk membantu pelanggan meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya operasional.

Bagi pelaku bisnis transportasi, logistik, distribusi, hingga sektor tambang dan perkebunan, uptime merupakan faktor penting menentukan kelancaran operasional.

Semakin tinggi tingkat uptime kendaraan, semakin tinggi pula produktivitas armada dan peluang menghasilkan keuntungan.

“Di Isuzu, kami yakin layanan purna jual bukan sekadar memberi servis saat kendaraan mengalami kendala, tetapi bagian solusi bisnis pelanggan,” ujar Business Solutions Director PT IAMI, Anjar Rosjadi.

Fokus Isuzu menjaga uptime kendaraan agar operasional berjalan optimal, produktivitas meningkat, dan total biaya kepemilikan kendaraan dapat ditekan.

“Kami terus perkuat layanan proaktif, memperluas jaringan, memastikan ketersediaan suku cadang, serta menghadirkan teknologi digital yang bernilai tambah bagi pelanggan,” imbuh Anjar.

Mendukung kebutuhan tersebut, Isuzu hadirkan berbagai Proactive Solution yang dirancang agar potensi gangguan kendaraan dapat dicegah sejak dini.

Program tersebut mencakup layanan Free Service hingga dua tahun, Free Spare Part hingga Rp8 juta atau Free Tire untuk pembelian unit Isuzu GIGA, Isuzu Health Report, Vehicle Inspection, Tire Lifetime Contract, Tire Pay-As-You-Go Contract, hingga layanan Manpower On-Site yang hadirkan mekanik langsung di lokasi operasional pelanggan.

Seluruh layanan tersebut bertujuan membantu pelanggan menjaga performa armada sekaligus meminimalkan downtime kendaraan.

Sebagai bagian komitmen memberi solusi menyeluruh, Isuzu terapkan strategi multi-layer parts melalui penyediaan Isuzu Genuine Parts (IGP) sebagai suku cadang orisinal serta IADG sebagai alternatif berkualitas dengan harga lebih kompetitif.

Saat ini tersedia lebih dari 800 item IADG untuk memenuhi kebutuhan perawatan dan perbaikan kendaraan pelanggan secara cepat dan efisien.

Ketersediaan layanan purna jual juga diperkuat melalui jaringan yang luas di seluruh Indonesia. Isuzu didukung 129 outlet resmi, 165 Bengkel Isuzu Berjalan (BIB),

2.188 Partshop Isuzu, serta 181 Bengkel Mitra Isuzu (BMI). Jaringan tersebut dibangun agar pelanggan mendapatkan akses layanan dan suku cadang dengan lebih mudah di berbagai wilayah operasional.

Transformasi digital turut menjadi bagian penting dalam strategi layanan purna jual Isuzu melalui Isuzu Link.

Teknologi telematika ini tidak hanya berfungsi sistem pelacakan kendaraan, tetapi memantau produktivitas armada, tingkatkan keselamatan berkendara, optimalkan efisiensi operasional, serta kepatuhan jadwal perawatan kendaraan.

Data yang dihasilkan memungkinkan Isuzu memberi rekomendasi perawatan proaktif sebelum terjadi kerusakan berpotensi mengganggu operasional bisnis pelanggan.

“Melalui penguatan layanan purna jual terintegrasi, PT IAMI terus komitmen menjadi ‘Real Partner, Real Journey’ bagi pelanggan dengan hadirkan solusi yang menjaga kendaraan tetap produktif, efisien, dan mendukung berbagai kebutuhan operasional bisnis di Indonesia,” tutup Anjar.

- Advertisement -