Nissan Leaf 2026 Kena Recall! Baterai Bermasalah Bisa Picu Kebakaran

0
Nissan Leaf 2026 (Foto: Carscoops)
- Advertisement -

NMAA News – Kabar kurang mengenakkan datang dari Nissan Leaf 2026. Dari Carscoops.com diberitakan kalau mobil listrik generasi terbaru ini dilaporkan mengalami recall akibat potensi masalah serius pada baterai tegangan tinggi yang bisa memicu korsleting hingga kebakaran.

Berdasarkan laporan yang beredar, Nissan menemukan adanya potensi cacat pada modul baterai yang bisa menyebabkan hubungan arus pendek (short circuit). Masalah ini diduga berasal dari komponen internal baterai, khususnya bagian katoda yang bisa mengalami kerusakan atau terlipat sehingga memicu gangguan listrik.

Investigasi sendiri dimulai sejak Februari 2026 setelah adanya insiden panas berlebih (thermal event) yang dilaporkan di Jepang. Menariknya, kejadian tersebut terjadi saat mobil tidak sedang diisi daya, yang membuat kasus ini semakin serius untuk ditelusuri.

Tak hanya itu, laporan lain juga menyebut bahwa proses produksi baterai berpotensi menyisakan material atau fragmen kecil di dalam sel baterai. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa memicu korsleting saat baterai mengalami siklus pengisian berulang, bahkan berujung overheat atau kebakaran dalam kondisi ekstrem.

Sebagai langkah pencegahan, Nissan langsung melakukan recall terhadap unit terdampak. Di Jepang saja, tercatat sekitar 171 unit yang diproduksi antara Desember 2025 hingga Maret 2026 masuk dalam kampanye ini. Sementara di Amerika Serikat, sekitar 51 unit juga terdampak dan telah didaftarkan dalam sistem otoritas keselamatan jalan raya.

Menariknya, sebelum perbaikan dilakukan, pemilik kendaraan disarankan untuk tidak mengisi daya kendaraan dan memarkir mobil di area terbuka, jauh dari bangunan sebagai langkah antisipasi risiko kebakaran.

Solusi yang disiapkan Nissan adalah melakukan inspeksi menyeluruh dan penggantian modul baterai yang bermasalah tanpa biaya bagi konsumen. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan pengguna tetap terjaga.

Kasus ini kembali mengingatkan bahwa meskipun teknologi kendaraan listrik terus berkembang, aspek keamanan baterai tetap menjadi perhatian utama. Terlebih, baterai merupakan komponen vital yang menyimpan energi besar dalam satu sistem.

Hingga saat ini, Nissan masih terus melakukan investigasi lebih lanjut untuk memastikan akar masalah dan mencegah kejadian serupa di masa depan.

- Advertisement -