NMAA News – Audi kembali membuka lembar sejarah otomotif paling liar miliknya lewat proyek rekonstruksi Auto Union Lucca. Mobil legendaris yang pernah memecahkan rekor kecepatan di era 1930-an itu kini hadir lagi dengan tampilan dan karakter yang sangat mendekati versi aslinya.
Auto Union Lucca bukan sekadar mobil tua biasa. Pada tahun 1935, mobil ini menjadi simbol perang teknologi dan kecepatan antara pabrikan Jerman di era Silver Arrows. Bentuk bodinya yang menyerupai peluru dibuat khusus untuk menembus hambatan udara saat melaju di kecepatan ekstrem.
Nama “Lucca” sendiri diambil dari kota di Lucca, lokasi tempat mobil tersebut pernah mencetak rekor hampir 327 km/jam. Angka itu terasa luar biasa untuk mobil yang dibuat hampir satu abad lalu.

Dalam proyek modern ini, Audi mempertahankan DNA desain aslinya. Siluet streamline dengan roda belakang tertutup masih menjadi ciri khas utama. Bahkan kabinnya tetap dibuat sangat sempit demi menjaga efisiensi aerodinamika seperti mobil era balap dulu.
Yang paling menarik tentu sektor mesin. Audi membekali mobil ini dengan mesin V16 6.0-liter yang menghasilkan tenaga sekitar 512 hp. Raungan mesinnya disebut mampu menghadirkan kembali nuansa balap brutal era pra-perang dunia.

Pengerjaan proyek dilakukan bersama spesialis mobil klasik Crosthwaite & Gardiner dan membutuhkan waktu lebih dari tiga tahun. Karena unit aslinya sudah tidak lagi utuh, tim harus mengandalkan arsip foto, dokumen teknik, hingga data sejarah untuk merekonstruksi mobil secara detail.
Menariknya, mobil ini tidak hanya akan dipajang di museum. Audi memastikan Auto Union Lucca bakal tampil berjalan di Goodwood Festival of Speed. Kehadirannya dipastikan menjadi salah satu atraksi paling spesial bagi penggemar mobil klasik dan sejarah motorsport dunia.

Lewat proyek ini, Audi seolah ingin menunjukkan bahwa warisan performa mereka sudah terbentuk jauh sebelum era supercar modern dan mobil listrik hadir seperti sekarang.

