NMAA News – PT Toyota-Astra Motor (TAM) resmi memperkenalkan New Hilux Battery EV sebagai bagian dari strategi elektrifikasi di Indonesia. Model ini menjadi pilihan baru bagi pelanggan yang membutuhkan kendaraan niaga rendah emisi tanpa mengorbankan kemampuan di berbagai medan.
Hilux Battery EV dibekali dua motor listrik dengan sistem All-Wheel Drive (AWD), baterai lithium-ion berkapasitas 59,2 kWh, serta output maksimum 144 kW.

Toyota mengklaim kombinasi tersebut mampu memberikan respons akselerasi yang lebih baik sekaligus traksi optimal saat melintasi jalan licin, berlumpur, maupun medan off-road.
Suspensi De-Dion juga disematkan untuk menjaga stabilitas kendaraan ketika digunakan membawa muatan maupun melintasi permukaan jalan yang tidak rata.

President Director PT Toyota-Astra Motor, Takuya Yokohama, mengatakan kehadiran Hilux Battery EV merupakan bagian dari strategi Multi Pathway Toyota. “Sejalan dengan Toyota Multipathway Strategy, kami juga memperluas opsi elektrifikasi di segmen komersial melalui hadirnya New Hilux Battery EV, yang tetap membawa karakter tangguh dan andal khas Hilux,” ujar Takuya Yokohama.

Sementara itu, Vice President Director PT Toyota-Astra Motor, Jap Ernando Demily, menegaskan bahwa elektrifikasi tetap mempertahankan karakter utama Hilux.
“Kehadiran New Hilux Battery EV memperluas pilihan bagi pelanggan yang membutuhkan solusi mobilitas lebih ramah lingkungan, tanpa meninggalkan karakter Quality, Durability, dan Reliability khas Hilux,” kata Jap Ernando Demily.
Selain memperkenalkan varian listrik, Toyota juga meluncurkan New Hilux diesel yang kini mengusung mesin 2.8 liter 1GD-FTV bertenaga 201 hp dan torsi 500 Nm.

Dengan hadirnya dua pilihan teknologi penggerak tersebut, pelanggan kini dapat memilih Hilux sesuai kebutuhan operasional maupun target efisiensi emisi.
Toyota memasarkan New Hilux Battery EV dengan harga Rp 1,019 miliar OTR Jakarta.


