NMAA News – Daihatsu hadirkan beragam solusi mobilitas berkelanjutan pada ajang GIIAS (GAIKINDO Indonesia International Auto Show) 2026 di ICE BSD City, Tangerang yang berlangsung pada 30 Juli – 9 Agustus 2026.
Daihatsu menampilkan total 16 unit kendaraan, dimana 4 unit diantaranya berjenis Kei Car yang merupakan kendaraan bermotor berukuran mini atau kecil, dan sangat populer di pasar otomotif di Jepang.
Adapun, keempat unit Kei Car bertema Small But Capable ini terdiri dari 3 unit mobil konsep seperti, Midget X, K-Vision, dan K-Open; serta 1 unit e-ATRAI yang dijual di Jepang (Japan Domestic Market).

Pada model konsep Midget X yang berkelir Sol Blue ini mengusung sistem penggerak BEV (Battery Electric Vehicle).
Kendaraan ini hadirkan solusi mobilitas baru lincah di perkotaan berkat dimensi bodi lebih kecil ukuran Kei Car umumnya (L: 2,200 mm x W: 1,295 mm x H: 1,680mm), dan memberi rasa aman dan nyaman bermobilitas.
Fitur utama mobil konsep ini mencakup konfigurasi unik berkapasitas 3 (1+2) penumpang. Pengemudi berada di kursi tengah depan, dan dua penumpang di belakang.
Meski kendaraan berdimensi kecil, kendaraan ini memiliki desain pintu dengan bukaan ke depan yang dapat mempermudah akses keluar-masuk penggunanya.
Midget X merupakan desain inovasi dan suksesor Daihatsu Midget generasi pertama yang akrab disebut “Bemo” dan menjadi ikon transportasi masyarakat Indonesia sekitar tahun 1960-an.

Sedangkan model konsep K-Vision berwarna Vision Silver Mica ini menerapkan teknologi hibrida, yaitu e-SMART HYBRID layaknya teknologi Rocky Hybrid yang dipasarkan di Indonesia.
Kendaraan ini menggunakan basis platform terbaru Daihatsu. Teknologi ini memberi pengalaman berkendara berbasis motor listrik tanpa perlu melakukan pengisian daya, dan praktis digunakan sehari-hari.
Kendaraan konsep ini juga menyediakan daya listrik perangkat eksternal, serta kabin interior luas dan pintu geser yang mempermudah akses keluar-masuk penggunanya.

Melengkapi jajaran kendaraan konsep lainnya, Daihatsu hadirkan K-OPEN Matador Red Pearl. Model ini gunakan basis Daihatsu Copen, dan dikembangkan bagi pecinta mobil bernuansa sporty dan sensasi berkendara khas mesin bensin (ICE) yang autentik.
Mobil konsep ini gunakan konfigurasi FR (Front-Engine, Rear-Wheel drive) atau mesin depan dan penggerak roda belakang. Dimensi mungil 3.395 mm, serta kapasitas dua penumpang, mobil ini mampu memberi sensasi berkendara lincah dan menyenangkan.
Pada model e-ATRAI, kendaraan ini merupakan mobil listrik perdana Daihatsu yang dijual di pasar domestik Jepang (Japan Domestic Market), Februari 2026 lalu.

Model kendaraan bersegmen niaga ini menjadi pilihan cocok untuk kebutuhan pengiriman logistik harian dan perkotaan, hingga ke pelosok (last-mile delivery).
e-ATRAI dibekali sistem Battery Electric Vehicle (BEV) terbaru, yaitu e-SMART ELECTRIC yang dikembangkan khusus. Didukung baterai lithium-ion 36,6 kWh, mampu menempuh jarak lebih dari 250 kilometer sekali pengisian daya.
Fitur pengisian cepat berdaya 50 kW memungkinkan baterai terisi hingga 80% dalam waktu 50 menit.
Kendaraan ini juga dilengkapi fitur VTL dengan aksesori stop kontak AC 100 volt yang menyuplai daya hingga 1.500 watt.
Layaknya sumber listrik portabel, fitur ini memudahkan pengguna mengoperasikan beragam perangkat elektronik dalam mendukung aktivitas sehari-hari.
Melalui semangat Small But Capable, Daihatsu ingin menghadirkan beragam solusi mobilitas melalui inovasi kendaraan kompak masa depan yang praktis, efisien, dan menyenangkan ke masyarakat.
“Kami berharap kehadiran model ini memberikan inspirasi dan pengalaman baru unik ke pengunjung di GIIAS,” ujar Yasushi Kyoda, Presiden Direktur PT Astra Daihatsu Motor saat pembukaan Booth Daihatsu di GIIAS 2026.


