NMAA News – Sosok Honda City Hatchback RS berseliweran di jalan Ibukota memang diakui masih agak jarang, karena belum lama diluncurkan. Kalaupun ada, rata-rata tampilannya masih full-standard karena pemiliknya mungkin belum terpikirkan untuk di-upgrade tampilannya sesuai selera personalnya.
Namun bagi Richard Tjendy, kehadiran Honda City Hatchback RS berkelir abu-abu ini justru membuatnya semangat untuk bisa tampil beda. Kendati unitnya masih jarang terlihat di jalan raya, ia berkeinginan memberi sentuhan berbeda dengan selera modifikasi yang dimilikinya.

“Kebetulan saya dapat unit orderan City Hatchback di awal, jadi bisa dapat duluan. Berikutnya, saya bisa langsung memodifikasi City Hatchback ini sesuai yang saya ingini. Apalagi mumpung unitnya belum banyak berseliweran,” sebut Richard.
Sebagai pilihan gaya modifikasinya, Richard akhirnya merujuk ke gaya street racing yang simpel untuk City Hatchback RS-nya. Nuansa desain sporty yang dikedepankan City Hartchback, dianggapnya cocok dengan tema modifikasi street racing. “Kalau mobil hatchback dimodif gaya street racing pasti pas,” yakinnya.

Tak pikir panjang, mumpung masih gres dan semangatnya menggebu, dirinya langsung memulai memodifikasi sang City dengan mencari aksesori yang pas. Ternyata proses modifikasinya tak semudah yang diperkirakan.
Pasalnya, belum banyak aksesori maupun komponen modifikasi yang tersedia untuk City Hatchback. “Mungkin karena masih baru, sehingga aksesorinya juga belum banyak tersedia,” keluhnya. Namun upayanya tidak berhenti. Ia pun mulai mengganti pelek, karena bagian inilah paling mudah dimodifikasi.

Terlebih lagi, tersedia banyak pilihan pelek aftermarket dengan PCD 4×100. Sedikit buka rahasia, Richard bercerita kalau dia sudah menyimpan pelek Volks Rays CE28 di rumahnya di bilangan Gading Serpong.
Namun, masalahnya, dia belum percaya diri untuk menyematkannya di City HB-nya. “Soalnya, Volk Rays CE28 saya ini berwarna merah. Jadi saya belum pede memake pelek itu karena kawatir terlalu kontras…hahaha,” ucapnya sambil tergelak.

Akhirnya ia membeli pelek replika Volk Rays TE37 OG berukuran 16×7 inci dengan balutan ban GT Radial Champiro SX2 ukuran 205/50 R16. Mengakali agar tampilan lebih ‘membumi’ Richard sebenarnya mencari lowering kit, namun belum tersedia.
Sebagai solusinya, guna mengganti komponen lowering kit atau coilover untuk City Hatchback yang belum ada, akhirnya Richard memutuskan untuk memilih pakai per dan sokbreker custom dulu.

“Coilover-nya saya pesan langsung dari Thailand, namun belum sampai saat ini. Jadi saya pakai per dan sokbreker custom ini untuk bisa dapat tampilan yang pas dengan fungsi masih layak. Waktu saya bawa 3 penumpang, aplikasi custom kaki-kaki ini terbukti mumpuni, tidak mentok bibir fender,” aku Richard.
Selanjutnya, Richard fokus pada tampilan bodinya. Hal ini dilakukan setelah pesanan bodykit Modulo original yang beraksen sporty sudah datang. “Saya pesan khusus dari sebuah dealer Honda. Saya pilih Modulo karena desainnya memperkuat aksen sporty dan sesuai aplikasi model peleknya,” kata Richard.

Bodykit Modulo untuk Honda City HB satu setnya terdiri dari 6 bagian. Untuk bumper depan, terdapat sepasang aero-kit yang terpisah dan terpasang di sisi kiri-kanan bumper bagian bawah. Begitu pula di buritan. Ada sepasang lips aerokit yang menempel terpisah di bagian bawah kiri-kanan bumper belakang.
Selesai dengan persoalan kaki-kaki dan bodykit, ia pun melirik sentor mesin. Richard berniat mengoprek mesin hatchback ini yang cocok dan menunjang aplikasi harian. “Saya baru ganti beberapa bagian saja, karena belum ada juga komponen performanya,” jelas pria 32 tahun itu.

Solusinya, ia mengganti filter udara BMC, downpipe custom, dan knalpot custom racikan Wuzzi. “Hasilnya lumayan beda juga bila dibanding saat masih standar. Akselerasinya lebih enteng sekarang. Tenaga dari RPM tengah ke atasnya lebih berasa,” imbuh Richard.
Untuk sementara ini dirinya mengaku sudah puas dengan ubahan personalisasi sesuai seleranya tersebut. “Tetap ada rencana selanjutnya. Pertama, pasang coilover. Kedua, ya cari pelek model lain lagi,” pungkasnya.

