NMAA News – Tuner asal Amerika Serikat (AS), Fifteen52 mendapat proyek modifikasi spesial dari Honda Performance Development (HPD). Guna memperluas lini penjualan mesin K20C1 dari copotan Civic Type R (FK8). Fifteen52 terpilih untuk mengembangkan mesin tersebut jadi sebuah karya kreatif dan dipamerkan di SEMA 2021.
Sebab, mesin racikan HPD dan mountune tersebut bisa diperolah untuk keperluan balap atau opsi swap engine. Harganya sendiri dibanderol senilai 6.790 USD atau setara Rp 95 jutaan.
Usai pasokan crate engine diterima, Fifteen52 mendapat inspirasi dari momen hari jadi mereka ke-25. Kemudian, terpikir untuk memilih mesin tersebut bertepatan dengan angka yang sama, akhirnya terpilih sasis Honda Accord Wagon.
Tampilan luar berhiaskan livery tiga warna. Seperti kuning, hijau, merah dan oranye di atas warna dasar putih. Lalu, beberapa stiker sponsor dan nomor 96 di kedua pintu depan.
Foto: Motor1/ Ist @fifteen52
Bukan tanpa alasan, sebagai wujud penghormatan terhadap model edisi spesial juga merayakan kemenangan Honda Accord di balap Japanese Touring Car Championship (JTCC) pada 1996 silam. Saat itu, tim Honda menuai hasil sempurna, mampu memenangkan 8 seri dari 12 balapan.
Mobil bernama Project 96 tersebut, dimulai dengan memasang bongkahan crate engine K20C1 racikan HPD dan Mountune USA. Paket ini terdiri dari blok mesin, alternator, peranti turbocharger, dan starter.
Tapi khusus paket ‘Control Package’ sudah dibekali ECU dari HPD, engine swap harness, dan accelerator. Meski belum terungkap berapa raihan tenaga usai dimodifikasi Fifteen52, mesin Civic FK8 sanggup menggelontorkan tenaga 306 Hp.
Foto: Motor1/ Ist @fifteen52
Tenaga tersebut tentu lebih besar dibanding tenaga mesin asli Accord Wagon berkode F20B yang memiliki output 130 Hp. Setelah mesin mengalami ubahan, keempat roda dibekali rem Brembo bawaan FK8 Type R.
Tak kalah menarik, pemilihan velg Fifteen52 Super Touring Podium dibungkus ban Toyo RR memberikan kemampuan handling selain tampilan modisnya. Pemilihan Tein Street Advance Z coilovers, control arm, tie rods juga dipasangkan untuk menunjang rigiditas bodi.