Mini Tawarkan Program Electromod, Ubah Mini Klasik jadi Mobil Listrik

0
Foto: Ist @mini
- Advertisement -

NMAA News – Tren konversi kendaraan mesin bensin ke listrik atau dalam istilah lain Electromod sedang digandrungi di beberapa negara. Seiring ketatnya regulasi emisi gas buang seperti di Eropa, mempercepat tren penggunaan kendaraan listrik yang diklaim rendah emisi. ⠀

Mewujudkan pertukaran jantung pacu bukan hanya dihadirkan oleh bengkel modifikasi. Biasanya cara ini ditempuh supaya menjaga karakter mobil klasik, meski sudah ditenagai motor penggerak listrik.

Baru-baru ini Mini mengumumkan kehadiran program ‘Recharged’, khusus mobil Mini keluaran 1959 sampai 2000. Meliputi konversi dari mesin empat silinder seri A menjadi motor listrik bertenaga 122 PS (120 HP). Soal akselerasi, dari nol hingga 100 kpj dapat ditempuh dalam waktu 9 detik.⠀

Secara teknis, motor penggerak listrik mendapat pasokan daya dari baterai berkapasitas 6,6 kW untuk menempuh jarak hingga 160 kilometer.⠀

Foto: Ist @mini

Menariknya, selain konversi mesin konvensional jadi tenaga listrik, suguhan restorasi modifikasi dalam program ini seolah memberi dua nilai plus. Menjaga orisinalitas tampilan asli Mini klasik, dan konversi mesin.⠀

Misalnya, menghadirkan kluster instrumen baru dengan model tampilan khas Mini Klasik.

Foto: Ist @mini

Bahkan, bagi konsumen yang ingin bernostalgia setelah memasang motor listrik, program ini melayani proses konversi ulang menggunakan mesin empat silinder Mini.⠀

Hadirnya program tersebut, jauh sebelum mobil listrik MINI Cooper SE meluncur. Bahkan, paket konversi sudah dikenalkan sedari 2018 lalu pada gelaran Classic Mini Electric di New York International Auto Show.⠀

Sejauh ini, program konversi baru bisa dilakukan secara eksklusif di Inggris oleh tim insinyur Mini di pabrik Oxford.⠀

- Advertisement -