NMAA News – Pabrikan otomotif Yamaha dan Toyota berkolaborasi dalam mengembangkan mesin V8 naturally aspirated (NA) bertenaga hydrogen. Rencana tersebut mulai tersiar seiring kolaborasi antara pabrikan Toyota, Mazda, Subaru dan Kawasaki untuk menjaga eksistensi mesin pembakaran internal.
Dilansir dari Autocar, pabrikan Yamaha menyebut mesin hidrogen ini mampu menyemburkan tenaga 444 HP pada 6.800 rpm dan torsi puncak 540 Nm pada 3.600 rpm. Raihan angka tersebut bisa dibilang lebih kecil jika dibanding mesin V8 pada Lexus RC F yang mencapai 472 daya kuda dan torsinya 536 Nm.
Sebagai informasi, proyek ini sebetulnya sudah dibenamkan sebagai jantung mekanis Lexus RC F. Mengusung spesifikasi mesin V8 murni 5.0 liter, untuk mengoptimalkan performa mesin tersebut terdapat penyempurnaan pada bagian injektor, head cylinder, hingga intake manifold.
Insinyur Yamaha Takeshi Yamada menjelaskan bahwa mesin memiliki karakter yang berbeda dengan mesin bensin konvensional. “Mesin hidrogen memiliki rasa ramah bawaan yang membuatnya mudah digunakan bahkan tanpa menggunakan alat bantu mengemudi elektronik,” katanya.

“Setiap orang yang datang untuk menguji coba mobil prototipe akan memulai dengan agak skeptis, tetapi muncul dari mobil dengan senyum lebar di wajah mereka di akhir. Saat saya melihat ini, saya mulai percaya bahwa sebenarnya ada potensi besar dalam karakteristik unik untuk mesin hidrogen bukan hanya memperlakukannya sebagai pengganti bensin,” lanjutnya.
Racikan baru mesin V8 ini memiliki nilai plus dari suara frekuensi tinggi pada knalpot yang dihasilkan oleh manifold 8-1.
“Ini adalah tantangan yang dapat kami geluti sebagai insinyur dan saya pribadi ingin mengejar tidak hanya performa tetapi juga daya pikat baru untuk mesin pembakaran internal yang belum pernah dilihat dunia,” kata Yamada.
Sayangnya, hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut mengenai kehadiran mesin yang diprediksi meluncur dalam waktu dekat ini.


