NMAA News – Supercar Nissan GT-R dikabarkan akan berhenti dijual di Eropa. Selama kiprah 13 tahun menghiasi pasar kendaraan performa benua biru, akhirnya model satu ini harus mundur lantaran dinyatakan tidak memenuhi standar suara yang ditetapkan.
Seiring dengan transisi penggunaan mobil ramah emisi, beberapa negara Uni Eropa sepakat untuk beralih perlahan menggunakan mobil listrik.
“Setelah 13 tahun berada di pasar sebagai mobil sport performa tinggi yang terjangkau, akhirnya kami mengumumkan NIssan GT-R akan tidak lagi dijual di Eropa dan Inggris terhitung Maret ini,” ujar salah seorang juru bicara Nissan Inggris seperti dikutip Carscoops.
Terhitung pada 1 Juli 2021, Uni Eropa resmi mengeluarkan peraturan baru terkait polusi udara. Dalam aturan tersebut terdapat regulasi khusus untuk meminimalisir suara kendaraan. Sebagai upaya dari aturan emisi kendaraan yang lebih dahulu ditetapkan Uni Eropa pada 1995 dianggap tidak efektif.
Baca Juga: Ketika Batmobile Dirancang dari Nissan GT-R R32 dan R34, Tampil Atraktif Berjubah Hitam

Atas kabar tersebut, membuat para car enthusiast penyuka mobil JDM di Eropa mesti ‘menelan pil pahit’. Terlebih lagi, pihak Nissan memutuskan untuk mengurungkan niat mereka membawa mobil sport Nissan Z ke sejumlah negara Eropa seiring kurva penjualan mobil sport menurun.
“Pasar mobil sport di Eropa menyusut dan peraturan khusus tentang emisi membuat Nissan tidak dapat membuat skema bisnis yang bagus untuk Nissan Z generasi baru,” tulis Carscoops. Hal ini juga berdampak terhadap ketidakhadiran Nissan GT-R generasi baru di Eropa.
Padahal, generasi GT-R disebut akan hadir lebih menarik seperti hadirnya penerus Nissan Z. Seperti petunjuk yang disebut oleh desainer Nissan, Alfonso Albaisa. “Tidak punya banyak body kit, lebih kuat bentuk kotak karena memang julukannya seperti itu mobil kotak terkencang di dunia,” tandasnya.
Baca Juga: Nissan GT-R R35 Makin Sangar Bertabur Part Serat Karbon Besutan Top Secret
Mild-Hybrid jadi Solusi
Santer terdengar, model terbaru GT-R nantinya dibangun dari basis mobil sport Nissan Z. Sudah dipastikan jika publik otomotif menunggu kehadiran generasi penerus GT-R R35. Beberapa diantara mereka beranggapan, pihak Nissan memang sedang menyiapkan sebuah ‘senjata’ di baru di model selanjutnya.
Kita tahu dari laporan sebelumnya bahwa Nissan ingin GT-R berikutnya mendapat sejumlah penyempurnaan dibanding versi sebelumnya. Untuk mencapai hal ini, GT-R kemungkinan akan menggunakan platform baru, tetapi masih mengandalkan mesinn V6 turbocharged.
Kecurigaan ini diperjelas oleh laporan baru dari Autocar setelah mereka berbicara dengan CEO Nissan, Makoto Uchida. “Kami sedang melihat bagaimana kami bisa melakukannya dengan bantuan listrik,” kata bos Nissan dikutip dari Autocar.
Dia melanjutkan, kendaraan sport Nissan memang berorientasi terhadap kesenangan berkendara.
“Ini adalah kendaraan sport yang benar-benar profesional tanpa kompromi. Z adalah untuk seseorang seperti saya yang menyukai mobil sport. GT-R adalah mesin profesional dan kami perlu mengembangkannya untuk masa depan,” tandasnya.
Secara spesifikasi mesin GT-R VR38DETT saat ini memiliki konfigurasi V6 3.800 cc dilengkapi twin-turbo masih tertanam. Mesin ini sanggup merilis tenaga 530 daya kuda dan torsi 612 Nm.

