NMAA News – Mengawali tahun 2022 spesialis modifikasi kaki-kaki F*ck Wheel Dude (FWD) kini ‘tancap gas’ dengan sejumlah penyegaran baru. Lokasi bengkel saat ini lebih besar dengan mengusung one stop service. Meliputi modifikasi velg, air suspension, big brake kit, bahkan menjadi offline store dari produk automotive clothing, GesrexGang dan kantor Paguyuban Org sebagai Organizer penyelenggara kegiatan car scene Bandung.
Lokasi markas baru di Jalan Laswi Nomor 85A ini terbilang strategis hanya sekitar 3 Kilometer dari Alun-alun Bandung. Sehingga makin memudahkan para car enthusiast untuk datang sekaligus berdiskusi terkait modifikasi.
Tim NMAA TV berkesempatan mengulas langsung markas baru FWD dalam konten Garage Tour. Melihat suguhan konsep segar dari episentrum baru para car enthusiast
“Bedanya dengan toko kita kemaren, sekarang FWD menjadi rumah untuk aktivasi kegiatan car scene di Bandung. Diharapkan nantinya dapat menjadi ruang berkumpul untuk menjalankan kegiatan seiring dengan bangkitnya komunitas modifikasi di Bandung. Selain menjadi tempat belanja kebutuhan modifikasi untuk menunjang gaya stance,” buka Founder FWD Willy kepada Tim NMAA TV.

Memiliki halaman luas untuk menampung sekitar 14 mobil. Tentunya layanan modifikasi juga semakin variatif. Semisal, jual-beli velg, instalasi air suspension (airsus), radius fender, hingga kelir ulang (repaint). Bahkan terdapat kantor Paguyuban modifikasi dan offline store dari clothing otomotif.
Tampilan one stop shopping juga terbilang unik, berkonsep arsitektur industrial yang menerapkan estetika dan kepraktisan. Terlihat dari aplikasi bentuk pada material besi eks container, komposisi warna, dan tampilan lampu neon light. Karena lebih menyesuaikan dengan fisik bangunan supaya tetap terlihat natural.
Beberapa produk velg aftermarket jenis 1 piece, 2 piece dan 3 piece tersedia mulai dari ukuran 15 hingga 22. Semisal merek Work, SSR, Rays, Enkei, dan beberapa jenis velg lainnya. FWD Headquarter juga dipercaya sebagai region Jabar produk air suspension Feel Air di Indonesia. Juga terdapat produk khusus kaki-kaki semisal suspensi Magic Air, dan Big Brake Kit (BBK) AP Racing.

“Memang 2022 ini tren modifikasi sudah mulai beralih ke modifikasi proper. Beberapa modifikasi custom memang ada segmennya. Tapi cenderung car enthusiast lebih suka modifikasi tipis asalkan eye catching, enak dilihat dan nyaman dipakai,” terang Willy kepada host NMAA TV Pandu P. Putra.
Di FWD Headquarter, biasanya pengerjaan air suspension (airsus) rata-rata rampung dalam satu hari kerja. Proses terlama ketika sedang menyetel fitment. “Seperti contoh Mercy W211 ini dia pakai airsus management 4 titik. Supaya tetap bisa mengakomodir barang bawaan berlebih, tabung airsus disimpen di bawah. Jadi bagian atas cuma menjadi tempat management saja,” tunjuk Willy.

Lantas, adakah plus minus penggunaan airsuspension? Tidak sedikit yang mengatakan jika instalasi airsus dianggap membuat mobil tidak nyaman. Tapi, Willy memberikan klarifikasi atas anggapan tersebut.
“Sebetulnya disesuaikan dengan kebutuhan, saya pun kalau buat harian setelan airsus di unit Toyota Crown 2010 dibuat empuk dengan tekanan udara 100 psi. Perawatannya pun cukup mudah, hanya mengecek tabung 2-3 bulan sekali. Selama velg enggak nempek ke balon atau fitting enggak banyak dirubah itu aman-aman saja,” ucap penggemar modifikasi Bippu ini.
“Kalau ganti velg nanti fitting berubah, begitu pula camber harus di setting lagi. Biasanya usia pemakaian airsus rata-rata sekitar 5 tahun,” sambung Willy.

Seiring banyaknya bengkel spesialis airsus di Indonesia saat ini, Willy mengatakan jika langkah positif ini kian menunjukan kualitas modifikasi dan para bengkel spesialis sudah mulai memahami seluk beluk tren dengan baik. Menghadirkan kualitas modifikasi lebih proper dan tentunya daily use.
Menariknya, Willy menguji langsung peranti airsus yang sudah diinstalasi pada mobilnya. Gelaran Partai Neraka yang diinisiasi oleh para car enthusiast di Pulau Jawa, menjadi laboratorium penelitian menguji kualitas pengerjaan dan produk airsus. Bahkan, deretan mobil bagged alias mobil yang sudah mengaplikasikan airsus sebagai daya topang bodi dibawa berakselerasi di kecepatan tinggi.
“Saya pun pernah mengalami trouble di awal – awal menggunakan airsus beberapa tahun lalu. Waktu itu, selang airsus copot dan akhirnya mobil langsung ambles,” bebernya.
Dari jajaran produk velg yang berjejer di FWD Headquarter didominasi oleh velg 3 piece untuk menunjang gaya modifikasi bagged. Meski begitu, Willy juga menghadirkan lini produk velg bergaya JDM. Terlebih, memodifikasi velg lawas seperti menambah lebar dimensi velg dengan penggantian lips maupun barrel. Atau bisa juga melakukan repaint atau hi polish.
Penasaran seperti apa tampilan FWD Headquarter dan apa saja edukasi seputar airsus dari Willy FWD? Tonton videonya melalui link di bawah ini!

