NMAA News – Porsche 911 memiliki DNA off-road sejak terjun ke ajang Rally Safari di Afrika Timur. Saat itu, pereli Polandia Sobieslaw Zasada memacu 911 pada 1972 hingga menempatkan dirinya di posisi kedua. Selain itu, kehebatan Porsche 911 terukir saat mengiuti reli grup B menggunakan 959 Supercar di trek Paris-Dakar sejauh 12.874 km.
Sejumlah momen manis Posche di ajang reli tersebut menginspirasi seniman Amerika Serikat (AS), Daniel Arsham, untuk berkreasi dengan jenama fesyen, Stone Island. Menyiapkan sebuah tribute berbasis Porsche 911 Turbo 1986.

Proses modifikasi dimulai dengan menambah postur tubuhnya, bumper baru, lampu tambahan, dan ban off-road. Sentuhan kreatif ini turut memberikan sentuhan visual dari warna cat Drab Green. Khusus meramu ulang tampilan interior, Stone Island berperan memberikan material pelapis berupa katun, hingga menata ulang material fabric di bagian jok dan panel pintu.

Proyek modifikasi ini bersanding anggun dengan sebuah truk Unimog U404 bergaya reli dengan ubahan yang hampir mirip. Semisal menggunakan bahan fabric Tela Stella dari Stone Island, aplikasi warna Drab Green sebagai cover bak truk hingga pelapis interior moleskin.
Selain dua proyek ini, Stone Island juga menghadirkan produk fesyen berupa overall moleskin retro edisi terbatas, dilengkapi kemeja, jaket, hingga tas Tela Stella. Meski begitu, produk ini nantinya akan dijual kepada pihak internal perusahaan saja dengan kuantitas serba terbatas.

