NMAA News – Sedan sport Subaru WRX STI resmi berhenti produksi. Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh pabrikan asal Jepang tersebut pada Maret 2022 lalu.
Seiring berkembangnya tren kendaraan menuju elektrifikasi, Subaru Corporation tengah berencana menghadirkan varian mobil listrik. Terlebih, melalui pernyataan pabrikan, Subaru mulai mengurangi produksi mesin pembakaran internal.
Sebagai wujud penghormatan kiprah Subaru di ajang reli, konseptor motorsport asal Inggris, Prodrive berencana membangkitkan model legendaris Subaru Impreza 1997 dan Impreza 22B.
Momen ini merupakan era keemasan Subaru saat menjajal ajang World Rally Championship (WRC). Mencatatkan kemenangan untuk Collin McRae di posisi kedua klasemen secara keseluruhan.
Melalui unggahan Instagram terbaru Prodrive, Subaru Impreza akan dibekali mesin flat-four berkapasitas 2.5 liter turbocharged. Kabarnya, mesin ini ditargetkan sanggup menghasilkan 400 HP.
Tenaga potensial tersebut kemudian disalurkan melalui girboks semi-otomatis enam percepatan dilengkapi paddle shifter.
Mendukung peningkatan performa, Prodrive menyebut model satu ini mendapat sejumlah penyempurnaan bobot dengan menggunakan part bodi berbahan serat karbon, dan ubahan untuk menyasar kemampuan aerodinamika.
Unggahan foto sketsa Prodrive menunjukan tampilan Subaru Impreza 22B dilengkapi sentuhan modifikasi khas mobil balap. Misalnya tampilan wide body, spion, hingga opsi velg multi-spoke.
Memastikan edisi eksklusif Impreza 22B, tim Prodrive berencana hanya akan menghadirkan sebanyak 25 unit mobil yang akan memulai debut perdana di gelaran Goodwood Festival of Speed pada Juni 2022 mendatang.
Sayangnya, Prodrive belum mengungkap lebih jauh spesifikasi kebangkitan Subaru Impreza 22B. Akan tetapi, menjadi sebuah momen nostalgia ajang reli prestisius 1990-an.


