NMAA News – Dalam rangka memperingati dan memeriahkan rangkaian acara Hari Bhayangkara Nasional ke-76, Kepolisian Resor (Polres) Garut menggelar bakti sosial berupa khitanan massal. Pada khitanan massal yang berlangsung Jumat (17/6/2022), Polres Garut mengajak Bale Khitan Paseban (BKP) dan sejumlah klub pemilik dan penggemar Volkswagen klasik di seputaran Garut, Jawa Barat.
Adapun klub VW klasik di seputaran Garut yang turut berpartisipasi adalah Volkswagen Club Bandung (VCB), Volkswagen Club Tasikmalaya (VECTA), dan Komunitas VW Garut (KOVEG). Tidak ketinggalan, Volkswagen Van Club (VVC) turut hadir berpartisipasi di acara tersebut yang diwakili anggotanya yang tinggal di Garut, Muhammad Taufik (VVC-511).

Kegiatan ini merupakan kali kedua gelaran khitanan massal yang dibikin Polres Garut bersama Bale Khitan Paseban dan sejumlah klub VW di Jawa Barat. Giat pertama serupa pernah diadakan pada 2012 yang bertemakan bakti sosial juga.
Saat itu, Polres Garut juga mengajak komunitas VW yang sama dengan kegiatan kemarin ini dengan total peserta khitan yang ikut pada 2012 lalu itu sekitar 75 orang. Kegiatan ini sempat masuk rekor MURI karena proses khitannya dilakukan di dalam VW Kodok.

Pembukaan acara khitanan massal yang mengambil lokasi di Graha Mumun Surachman dan halaman Polres Garut ini dilakukan langsung Kapolres Garut, AKBP Wirdhanto Hadicaksono, S.IK, M.Si yang didampingi Dr. Trisna selaku koordinator Bale Khitan Paseban yang juga anggota VCB namun berdomisili di Garut.
Selain mendukung penuh pembiayaan khitanan massal ini, dalam acara yang berlangsung seharian ini Polres Garut juga membagikan sejumlah paket hadiah bagi sekitar 150-an anak-anak peserta khitan. Untuk kegiatan ini, Polres Garut membebaskan biaya alias menggratiskan bagi anak-anak peserta khitan.

Yang menarik dan unik, prosesi khitan dilakukan di dalam 4 unit VW Kombi milik anggota klub VW yang terlibat. Masing-masing unit kombi ini melayani hingga 40 pasien sunat. Adapun pasien sunat ini datang dari berbagai panti asuhan, masyarakat sekeliling, dan data yang dimiliki Polsek di seputaran wilayah Garut.
Sebagai tim medis khitanan, hadir 4 dokter eksekusi sunat termasuk Dr. Trisna bersama 2 dokter anestesi sunat, serta 10 perawat. Usai proses khitan, semua anak-anak yang sudah dikhitan, diarak keliling melintasi jalan protokol kota Garut dengan memakai mobil VW. “Mereka terlihat senang dan menikmati. Lupa kalau mereka baru disunat, haha,” gelak Abah Opik, sapaan akrab M. Taufik, yang menjadi kontributor untuk NMAA.co.id.

Menurut Abah Opik, acara khitanan massal ini sekaligus dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi dan kopi darat skala kecil dari berbagai klub VW yang berkesempatan hadir. Selain itu, digelar pula pelaksanaan vaksin booster yang ditujukan bagi masyarakat seputaran Polres Garut yang belum melakukan vaksin dosis ketiga.
Dalam acara ini, dari VCB hadir sekitar 15 kendaraan (8 Kombi, 6 Kodok, 1 Safari), lalu VECTA hadir dengan 4 Kombi, dan KOVEG dengan 8 unit VW klasik yang terdiri dari 5 Kombi, 2 Safari, dan 1 Kodok.

