NMAA News – Standar emisi Euro 5 yang sudah berlaku pada 2009 lalu turut menghadirkan Diesel Particulate Filter (DPF) untuk semua mobil diesel.
Di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2022, ICE, Tangerang, Kamis (11/8/2022) PT UD Astra Motor Indonesia (UD AMI) menghadirkan empat UD Trucks Quester dengan standar Euro 5.
Empat unit model UD Trucks diantaranya Quester Euro 5 CKE 280, Quester Euro 5 CDE 230, Quester Euro 5 GWE 410, Quester Euro 5 GWE 350, diklaim sudah dilengkapi teknologi Selective Catalytic Reduction (SCR).
Dari aturan emisi Euro 5, disebutkan jika batas partikulat juga diperkenalkan untuk mesin bensin direct injection. Batas emisi bensin CO: 1,00 g/km; HC: 0,10 g/km; NOx: 0,06 g/km; dan PM: 0,005 g/km. Untuk batas emisi Euro 5 mesin diesel CO: 0,50g/km; HC+NOx: 0,23 g/km; NOx: 0,18 g/km; dan PM: 0,005 g/km.

Presiden Direktur UD AMI Toshihiko Odawara, wujud inovasi UD Trucks Indonesia saat ini sejalan dengan komitmen terhadap masa depan berkelanjutan. Hal ini dibuktikan dengan Quester Euro 5 yang menunjukan sebuah cerimnan dari komitmen ‘Better Life’ UD Trucks.
“Hadirnya Quester Euro 5 adalah contoh untuk memberikan dukungan optimal bagi pelanggan kami. Karena kami memastikan mereka siap dengan peraturan baru di wilayah dengan perkembangan pesat. Apalagi di Indonesia yang perlahan mulai terbuka soal aturan emisi,” ungkap Odawara saat di booth UD Trucks ICE, BSD, Tangerang, Banten.
Dia melanjutkan, UD Trucks ingin lebih terdepan mendukung program dan upaya pemerintah menggunakan energi bersih dan ramah lingkungan. Utamanya dari kegiatan logistik.
Dalam momen tersebut, UD Trucks menjelaskan teknologi SCR yang sudah diusung dari empat kendaraan niaga tersebut. Singkatnya, teknologi Selective Catalytic Reduction (SCR).
Dengan adanya teknologi SCR pada UD Trucks Quester tiap mesin dijanjikan memiliki ketangguhan, efisiensi,kemampuannya dalam mengurangi gas buang berbahaya dari hasil pembakaran mesin diesel.
Teknologi pengendalian sisa pembakaran urea pertama di dunia ini digunakan untuk truk, dan pertama kali diaplikasikan pada UD Trucks Quon di 2004. Dengan pengalaman lebih dari 17 tahun menggunakan SCR, UD Trucks siap menyambut penerapan standar emisi Euro 4.

Teknologi SCR merupakan sistem pengolahan emisi yang mengurangi polutan berbahaya seperti nitrogen oksida (NOx) dan partikulat yang dihasilkan selama pembakaran.
Sistem kerja SCR ini adalah dengan meningkatkan tekanan injeksi sehingga tercipta pembakaran yang sempurna akan mengurangi partikel sisa secara signifikan.
Teknologi SCR dapat mengurangi gas NOx hingga 90 persen sekaligus mengurangi gas karbon monoksida (CO) dan hidrokarbon (HC) hingga 50-90 persen.
Gas tersebut akan diolah dengan menggunakan katalis yang berasal dari urea atau dikenal dengan nama AdBlue. AdBlue sendiri merupakan cairan yang tidak berwarna, tidak berbau dan juga tidak beracun.

