NMAA News – Banyak yang terkecoh soal basis mobil satu ini. Saat dipamerkan di Wahparah Modification Contest, Sabtu (15/10) lalu. Tidak sedikit petrolhead menyebutnya Nissan Cefiro.
Entah mengapa, sekilas identitas Cefiro begitu melekat jika dilihat dari belakang. Padahal modifikasi karya workshop modifikasi Aeromotive ini punya tampilan identik sedan Toyota bergaya elegan dan tajam.
Unitnya tergolong jarang di Indonesia, tetapi di negara asalnya JZX90 Mark II lansiran 1994 begitu populer dimodifikasi untuk keperluan drift atau dibuat street racing.
Pilihan pertama ditunjuk Mr X setelah tampilan standar tersusupi imbuhan part composite carbon.
Misalnya kap mesin, bagasi belakang, dan overfender jenis bolt on. Sementara itu, body kit dan wing belakang dibuat secara custom dari material fiber.

Melirik ke bagian fascia, dua buah lampu utama Toyota ES300 di kostumisasi ulang dengan tampilan baru yang lebih tegas.
Konsep mobil drift mengandalkan mesin lebih bertenaga ikut merubah lampu depan kanan menjadi air duct untuk menyalurkan udara lebih banyak ke ruang mesin.
Dapur pacunya kini sudah berganti peran dengan mesin Toyota 2JZ-GTE dilengkapi penyempurnaan performa. Peranti doping tenaga turbocharger bawaan dilengkapi blow off HKS dan intercooler HKS. Kemudian radiator menggunakan alumunium supaya dapat melepas panas lebih cepat.
Agar dapat memompa bahan bakar dari tangki mobil ke mesin lebih baik, fuel pump AEM 340 lph ikut mengoptimalkan kinerja penakaran bensin.
Output tenaga dari mesin 2JZ-GTE dikawinkan dengan girboks manual 6 percepatan dari Getrac. Sektor tenaga dilanjutkan pada ubahan pada pipa knalpot berbahan stainless.
Terakhir, mesin bawaan Toyota Supra MkIV ini mendapat suntikan tenaga dari stand alone ECU Haltech PS 2000 dilengkapi indikator di ruang kabin.

Laiknya mobil drift secara umum, sektor kaki-kaki dikawal sejumlah part aftermarket untuk menunjang kemampuan menari di atas aspal. Antara lain kaki-kaki bawaan Toyota Supra, suspensi coilover Tein dan strut bar lansiran Cusco.
Fitment roda untuk mendukung aksi sliding atau clutching digenapi oleh Velg Volk Rays TE37 berbalut ban Advan Neova. Dibaliknya sudah bercokol kaliper rem dan piringan cakram copotan Toyota Supra MkIV.



