NMAA News – Pameran modifikasi terbesar di dunia, Specialty Equipment Market Association (SEMA) Show 2022 kembali menghadirkan persaingan ketat para car builder dalam program SEMA Battle of the Builders 2022 di Las Vegas, Nevada pada 1-4 November 2022
Setelah kurva pandemi melandai, program unggulan di tiap gelaran SEMA Show kembali menampilkan berbagai inovasi karya para car builder ternama.
Ajang tahun ini tetap ramai dengan berbagai mobil modifikasi yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Dari draft penilaian juri modifikasi SEMA Show 2022 yang dikutip nmaa.co.id melalui semabotb.com, inilah deretan 12 mobil modifikasi terpilih hingga hari ini, Kamis (3/11/2022):
Hot Rod/ Hot Rod Truck
Chevrolet Pickup Loadmaster (1948)

Terparkir rapi di booth utama, Chevrolet Loadmaster garapan bengkel modifikasi Ringbrothers menghabiskan pengerjaan selama 2.500 jam! Konsep modifikasinya diadopsi dari mobil balap hotrod klasik di tahun 1950-an.
Soal tenaga, kini mesin 510ci todd goodwin disebutkan mampu memompa tenaga mencapai 1.000 HP yang terbilang kompatibel untuk dipakai balap Drag. Beberapa ubahan untuk menunjang performa tenaga tersebut didukung oleh transmisi 480ls tabung-transaxle milik Chevrolet corvette, sokbreker Ohlins, serta ban jenis slick dan sistem pengereman brembo.
FORD F100 (1958)

Car builder bernama Tyler Nelson menampilkan kendaraan pikap Ford F100 berpenampilan retro. Kesan minimalis dihadirkan pada pemilihan warna cat glossy dengan imbuhan grafis warna abu dan oranye.
Sisi menarik dari modifikasi Ford F1000 ini ditampilkan pada bagian tongkrongan. Empat buah roda terlihat ‘nyelup’ ke dalam ruang fender yang memberikan sebuah keunikan tersendiri.
Proses restorasi pikap lawas ini juga menitikberatkan pada peremajaan bodyworks dengan menampilkan dimensi lebar dan mengekspos lekukan bodi Ford F1000.
Chevrolet Roadster (1934)

Superioritas mobil Amerika ditunjukan oleh car builder bernama Tim Devlin. Mengambil basis modifikasi dari Chevrolet Roadster lansiran 1934, ia kembali menggali ingatan para audiens tentang rivalitas Ford dan Chevrolet di era awal perkembangan mobil di se-antero Amerika Serikat.
Budaya kustomisasi pada dekade awal tersebut diturunkan langsung mewakili sebuah tradisi para pecinta Chevrolet. Peremajaan pada bagian bodi turut merekondisi konstruksi baja. Sementara itu, sektor kaki-kaki dibuat kokoh dari sasis baru dan suspensi coilover.
Di sektor tenaga, sudah bercokol mesin Dars LS bertenaga 650 Hp dilengkapi transmisi manual 5 percepatan.
Sport Compact, Luxury & Exotics
Porsche 911 Baja (1991)

Jauh sebelum ajang Dakar Rally mencapai popularitasnya, Baja 1000 terlebih dahulu mengawali sesuatu yang gila dan candu terhadap dunia motorsport yang lahir di gurun Meksiko tahun 1967, tepatnya di Baja California.
Sebuah mobil rally lawas Porsche 911 Baja menjadi inspirasi car builder TJ Russel membuat unit replika dalam skala 1:1 dari basis Porsche Carrera 4 Cabriolet keluaran 1991. Mobil ini dibuat persis serupa unit aslinya. Menggabungkan sasis berbahan baja, suspensi baru, penggerak semua roda, dan part penunjang performa dari sang ‘Singa Gurun’.
Nissan Skyline GT-R (R32)

Konsep street racing tampaknya cocok diaplikasikan di sedan JDM, Nissan Skyline GT-R R32. Car builder Shawn Bassett memberikan konsep mobil balap modern yang kompetitif beradu cepat di sirkuit.
Dapur pacunya berkode RB26 2.8 liter kini mendapat peremajaan 2.8L dengan dukungan transmisi kopling ganda BMW dan sebuah paddle-shift kustom. Tenaga dari mesin disalurkan melalui diferensial Winters Quick Change kustom dalam rasio roda gigi.
Kesan JDM di unit Skyline GT-R ini seketika terpancar dari opsi velg Volk TE37 berbalut ban Toyo 295/35/ZR R888R. Supaya lebih kokoh dan enteng saat berlari, tubuhnya sudah didominasi part serat karbon dan part aerodinamika.
FORD PINTO (1977)

Mobil lawas keluaran 1977, Ford Pinto kembali bangkit dari tidur lamanya. Disebutkan oleh car builder CJ Pullman, kini mesinnya sudah diganti dengan Ford EcoBoost 2.3L dilengkapi turbo dan intercooler Garrett.
Lanjut ke ruang kabin, Pullman memberikan restorasi untuk mengembalikan tampilan interior jadi resik kembali. Disebutkannya, konsep restorasi modifikasi mobil ini mengusung modifikasi modern tanpa menghilangkan karakter klasik seperti bawaan aslinya.
4-Wheel Drive & Off-Road
Chevrolet K5 Blazer

Selain membawa pikap lawas, Chevrolet Load Master rupanya car builder Ringbrothers juga membawa sebuah SUV Chevrolet K5 Blazer. Keduanya memiliki benang merah yang sama, sebagai kapsul waktu kembali ke dekade 70 an dan 50an.
Tetapi, Chevrolet K5 Blazer punya spesifikasi sebagai mobil off-road. Terutama mesin 6.8L yang bertenaga 1.200 HP dan transmisi otomatis Bowler Tru-Street GM 4L80E. Supaya lincah di medan berat racikan kaki-kaki jadi ubahan penting.
Ford F-250 (1970)

Pikap klasik Ford F-250 tahun 1970 mengalami pemugaran bodi untuk mengembalikan tampilannya seperti baru. Beberapa ubahannya menyasar pada restorasi mesin Coyote V8, dekorasi interior, hingga cat Glasurit di bagian eksterior.
Toyota FJ40 Land Cruiser (1971)

Greg Ward, seorang car builder dibalik modifikasi Toyota FJ40 menampilkan sesuatu yang lebih menarik bagi pecinta SUV asal Jepang ini. Ia berhasil melakukan modifikasi Toyota FJ40 lansiran 1971 dengan sentuhan baru.
Salah satu alasan utama SUV ini begitu memukau adalah mesin GM Performance LS yang dihubungkuan dengan transmisi lima percepatan Toyota H55F model terbaru dan kotak transfer OEM baru.
Menariknya, dari kejauhan tampak biasa saja. Tetapi, rupanya berbagai fitur dan fungsi sudah melengkapi sederet ubahannya. Seperti knalpot True Dual Systems, e-brake elektrik, AC Vintage, cat custom, velg Black Rhino, interior berlapis Raptor, power-steering swap, bak baja HFS baru, M8274 Warn Winch, shock Bilstein dan optimalisasi lain.
Young Guns | 29 & Under
Scion FR-S (2015)

Hingga sekarang, Scion FR-S masih digemari para builder untuk memulai proyek modifikasi. Begitu pula dengan Cameron Cocalis yang menginginkan sebuah inovasi dari model kendaraan sport kembaran Toyota 86 dan Subaru BRZ ini.
Ruang mesin Scion FR-S yang begitu lega menjadi tempat baru untuk mendudukan mesin LS3 dan transmisi Tremec Magnum F dengan konversi sekuensial. Selain itu, kinerja mesin terutama suplai bahan bakar diatur melalui Haltech Elite 2500.
Ia juga sudah mencangkok sasis tabung, suspensi pushrod dan rollcage di bagian interior yang membuat aura mobil balap Scion FR-S ini semakin kentara. Sisi menarik terlihat dari rangkaian body kit Pandem V3 berkelir hitam yang disandingkan dengan velg Work S1 dengan konstruksi 3 piece.
Chevrolet Nova (1966)

Muscle car Chevrolet Nova diajak kembali ke masa jayanya di tahun 1966. Melalui tangan dingin Austin Phipps, tubuh lebar Chevrolet Nova menyimpan kejutan dari mesin LS3 dengan imbuhan supercharger yang membuat tenaga mesin semakin melonjak.
Ruang interiornya dibuat mirip seperti Chevy Impala di tahun 1959. Misalnya dari model dasbor, posisi kursi custom TMI, panel pintu dan beberapa part modifikasi interior lainnya.
Tampilan bodi klimisnya dihasilkan dari pemilihan cat biru dan warna perunggu di bagian sisi bawah. Sementara itu, beberapa unsur krom tetap dipertahankan untuk memperkuat nuansa modis di era retro sesuai usia mobil tersebut.
Chevrolet Corvette (1966)

Konsep restorasi modifikasi disuguhkan oleh car builder Josh Michels di unit Chevrolet Corvette tahun 1966. Sekilas, tampilannya memang terlihat standar, sebab ia masih mempertahankan lekukan bodi, warna dan ornamen krom.
Begitu membuka kap mesin, sudah bertengger jantung mekanis milik Corvette LT5 bertenaga 755 HP dipadu transmisi otomatis paddle-shift GM 8L90. Kombinasi menarik dalam sebuah mobil lawas yang berjantung muda.
Ubahan tersebut disempurnakan dengan kopling cakram ganda McLeod, dan sasis Roadster Shop Spec 7. Permukaan bodi sudah tertutup sempurna oleh warna Laguna Blue Cat bawaan Corvette yang disandingkan dengan velg custom-built Forgeline ukuran 19×9.5 belakang/19×12 yang dibalut apik ban 275/30/ZR19, dan ban belakang 355/20/ZR19.
Dari 12 mobil terpilih ini, juri Battle of the Builders masih terus melakukan kurasi hingga menentukan pemenang utama yang akan diumumkan saat penutupan SEMA Show 2022.
Mana mobil favorit kalian NMAA Member?

