Begini Caranya Memperlakukan Mobil Bertransmisi Manual agar Awet

0
- Advertisement -

NMAA News – Perkembangan teknologi pada transmisi kendaraan pribadi, khususnya mobil, saat ini semakin berkembang guna berikan pengalaman berkendara lebih nyaman dan aman.

Masih banyak pengendara mobil di Indonesia butuh dan menggunakan transmisi manual karena kehandalan dan ketangguhannya. Tentunya, harus memahami berbagai informasi kebiasaan berkendara yang memengaruhi performa transmisi manual.

Berikut tips kebiasaan berkendara mobil bertransmisi manual agar komponen lebih awet, aman dan berkendara jadi lebih efisien, serta beberapa kebiasaan yang dapat diterapkan bagi pengendara:

1.Pindahkan tuas transmisi ke posisi netral saat berhenti di lampu lalu lintas

Beberapa pengendara ada yang memiliki kebiasaan tidak memindahkan tuas transmisi ke posisi netral (N) saat berhenti menunggu lampu lalu lintas yang sedang menyala merah, bahkan posisi kaki masih menginjak pedal kopling dan rem.

Kebiasaan ini tentunya akan membuat otot kaki pengendara menjadi lebih cepat lelah. Guna faktor keselamatan, hindari kelelahan sekaligus menjaga komponen kopling lebih awet, pengemudi bisa memindahkan tuas transmisi ke posisi netral dan gunakan rem tangan saat posisi mobil diam.

2.Hindari kebiasaan memegang tuas transmisi secara terus-menerus

Beberapa pengemudi memiliki kebiasaan seperti meletakkan tangannya di bagian tuas transmisi saat mengemudi, kebiasaan tersebut sebaiknya dihindari karena akan berpengaruh kepada kesigapan pengendara.

Sebaiknya pengemudi melepaskan tangan usai memindahkan tuas transmisi dan kembalikan posisi tangan di lingkar kemudi. Pentingnya posisi tangan selalu di lingkar kemudi untuk memberi keamanan, keselamatan dan kecepatan reaksi saat berkendara.

3.Menginjak posisi setengah pedal kopling kurangi keawetan kopling

Saat mobil berhenti di tanjakan, banyak pengemudi menginjak setengah pedal kopling guna menghindari posisi mobil tidak mundur ke belakang. Padahal kebiasaan ini justru merugikan karena akan membuat gesekan berlebih pada kanvas/cakram kopling.

Jika pengendara dalam kondisi mengharuskan berhenti di tanjakan, lebih aman gunakan rem tangan agar mobil tidak mundur. Dengan meninggalkan kebiasaan menginjak pedal kopling setengah dan menggantinya dengan rem tangan, berkendara jadi lebih aman dan kopling lebih awet.

 

- Advertisement -