Modifikasi Wuling Air ev ‘Car-Toon’, Kanvas Berjalan Paling Kandas di Indonesia

0
Foto: NMAA
- Advertisement -

NMAA News – Kemunculan mobil listrik mungil Wuling Air ev di Indonesia menjadi bukti jika Wuling Motors mulai serius menghadirkan pengalaman mengendarai mobil listrik yang sesuai dengan kondisi jalan di Indonesia.

Daya tarik Wuling Air ev rupanya mampu memikat modifikator Reindy Riupassa atau dikenal dengan BTX Concept yang meminang Wuling Air ev tipe Long Range tahun 2022. Seperti banyak pemilik Air ev lainnya, Reindy pun ingin mobil listrik tersebut tampil beda. Apalagi, mobil ini disukai anak pertamanya, Reinabelle.

Tidak mudah bagi Reindy, memodifikasi Wuling Air ev. Bahkan, versi modifikasi sekarang sudah menempuh proses trial and error sampai akhirnya bisa mejeng di berbagai acara modifikasi di Jakarta.

Foto: NMAA

“Ada kesan tersendiri sewaktu modifikasi Wuling Air ev 2022 tipe Long Range. Selain harganya terjangkau, Air ev juga ternyata bisa dimodifikasi supaya lebih berkarakter, tapi tetap nyaman dipakai buat sehari-hari,” ujar Reindy kepada nmaa.co.id.

Tampilan Air ev terbaru garapan Reindy tidak ada habisnya diperbincangkan di jagat media sosial. Belum banyak yang tahu, supaya hasil modifikasinya pol kata Reindy, beberapa penyesuaian pun dilakukan. Terutama suguhan visual bertema Car-Toon yang diadopsi dari grafis dalam serial animasi.

“Bikin cartoon art tahapnya enggak mudah. Pertama, bodi standar dilapis stiker supaya kalau bosen tinggal copot aja. Lalu stiker dilapis lagi sama PPF, nah lapisan PPF glossy ini diampelas. Barulah dari sini naik brush dilanjut lengkaping striping pakai spidol,” urai Reindy.

Semua pengerjaan modifikasi dilakukan di workshop Dress Up Garage dan BTX Concept. Finishing doff di permukaan bodi dipilih supaya grafis warna coklatnya tidak mudah pudar.

Biar makin menarik, atapnya kini menggendong roofbox supaya mengoptimalkan penyimpanan barang bawaaan, mengingat luas bagasi Air ev terbilang sempit.

Foto: NMAA
Sudah disinggung sebelumnya, modifikasi Air ev milik Reindy tergolong rumit. “Soalnya memang banyak trial and error sampai ke versi modif sekarang. Belum ada modifikasi lain dari mobil listrik kecuali estetika-nya aja. Semua part kita custom dan pelajari,” ungkap Reindy.
Konsep Car-toon art Wuling Air ev milik Reindy selanjutnya menyasar ke sektor kaki-kaki. Empat sumbu roda sudah mendapat pelek Ronal Teddy Bear buatan Jerman yang dibuat makin lebar dari ring ukuran 14 inci ke 15 inci dengan et pelek depan 24 dan belakang 28.
Proses ini dihasilkan dari penambahan lips dan barrel aftermarket supaya membuat dimensi pelek makin lebar juga diperlukan wide body dan pelek tersebut dibalut ban Achilles ATR Sport 165/45 R15.
Foto: NMAA
Postur Wuling Air ev satu ini juga terbilang kandas. Yup, selain Reindy mendapat unitnya tidak jauh saat mobil listrik ini diluncurkan. Mungkin saat ini jadi menjadi Air ev paling kandas di Indonesia.
“Masih ada beberapa tahap lagi, karena proses modifnya belum berhenti sampai disini,” tutup Reindy.
Tinggi bodi dibuat lebih rendah dengan memasang suspensi udara plus manajemen Air Lift. Untuk mendukung tubuhnya mepet ke permukaan jalan, sekaligus mempertegas kesan sporty Wuling Air ev juga diberi body kit BTX Concept. Termasuk lips depan, side skirt, dan lips belakang. Poll Deh!
- Advertisement -