NMAA News – Dalam sharing diskusi produk perkakas otomotif yang digelar PT Milwaukee Tool Indonesia (MTI) di kantornya di Jakarta, Husen Kasim selaku Commercial Director PT Milwaukee Tool Indonesia (MTI) menuturkan beberapa kelebihan yang dimiliki produk power tool yang dipasarkan Milwaukee Indonesia.
Kelebihan yang dimiliki power tool Milwaukee ini menurut Husen, berangkat dari fakta dan kondisi bahwa banyak pengembangan teknologi power tool sudah habis. Artinya, sulit berkembang lagi lantaran terbentur persoalan tenaga, dimensi, kepraktisan hingga efisiensi biaya.
Berbagai hal seperti inilah yang lalu menjadi bahan kajian pengembangan power tool yang dirancang Milwaukee yang asal Amerika dengan fabrikasi di Cina saat ini. Dipaparkan Husen, mereka mengusung konsep produsen power tool berbasis baterai yang mengedepankan sekligus mengedukasi tiga hal penting terkait produknya.

Menurutnya, tiga hal penting di masa mendatang untuk sektor perkakas kerja akan lebih menyasar tiga pattern pokok. Yakni peduli akan soal safety (keamanan), lalu speed (kecepatan), dan tentunya soal ‘saving’ (efisiensi biaya). “Dari sini bila memenuhi ketiga aspek tersebut, maka perkakas nirkabel ini diyakini bakal diterima semua pihak,” optimis Husen.
“Konsep yang kami tawarkan dalam hal penjualan cordless power tool ini mengacu pada tiga poin tersebut. Ini tidak hanya sekadar penjualan, tapi juga edukasi untuk transformasi mindset arah kerja yang lebih terarah dan tentunya ramah lingkungan. Jika dibandingkan dengan semua power tool dan tool kit lainnya, perkakas nirkabel lebih jauh di depan dibanding produk serupa dengan sistem apa pun,” tegas Husen.
Sejatinya, menurut Husen, semua produk perkakas Milwaukee Indonesia mengandalkan baterai sebagai tenaga penggerak motor listriknya. Perkakas ini mencakup berbagai kebutuhan yang terkait transportasi, infrastruktur, hingga otomotif. Dengan mengandalkan teknologi baterai, semua pekerjaan jadi lebih mudah dan praktis.
Kalcer yang dibawa Milwaukee ini menurut Husen, disebut pihaknya sebagai ‘Cordless Revolution’ yang terbagi dalam kategori perkakas MX Fuel, M18 dan M12. Sesuai perubahan cara kerja yang makin menuju arah efisiensi, kepraktisan, dan ramah lingkungan, maka tenaga baterai dinilai paling tepat.

“Cordless Revolution merupakan perangkat bertenaga baterai yang pada akhirnya akan menggantikan berbagai perangkat kerja yang mengandalkan sumber penggerak dari AC Tools (listrik AC), Pneumatics, Hydraulics, Petrol, dan versi Manual. Banyak keunggulan ditawarkan cordless technology ini,” ungkap Husen.
Menurut Husen, kelebihan Milwaukee Tools ini lebih pada aplikasi teknologi cordless yang praktis, efisien, dan simpel karena mengandalkan tenaga baterai dengan ampere besar sehingga menghasilkan torsi kuat menggerakkan motor listrik pada perangkatnya.
“Produk kami semuanya menggunakan baterai sebagai tenaga penggeraknya. Lebih praktis digunakan di manapun dan kapanpun karena tanpa butuh sumber listrik dan perkabelan panjang yang rumit. Usai kerja, tidak repot gulung kabel atau bebenah pritilan yang bikin buang waktu. Cukup cas baterai saja saat habis dan tanpa perawatan khusus. Mirip kalau kita pakai aki MF di mobil,” ujar Husen.
Menurut pria simpatik ini yang pernah bergelut di dunia audio mobil, semua produk Milwaukee yang ditawarkan pihaknya memiliki kelebihan dalam hal kepraktisan, kualitas, fungsi, dan juga safety. Terlebih, ukurannya pun kecil jika dibanding dengan alat sama yang masih bertenaga listrik.

“Berbagai mesin dengan tenaga listrik memiliki batasan bodi lebih besar. kalau tenaganya mau lebih kuat, tentu butuh motor besar dengan bodi juga lebih besar. Nah, otomatis bakal memakan daya listrik besar pula,” beber Husen.
Ditambahkannya, kelebihan lain dari power tool Milwaukee yakni, menggunakan tipe atau jenis baterai yang sama dimensinya untuk berbagai perkakas Mmilwaukee lainnya dengan fungsi berbeda. Adapun perbedaan baterai hanya terletak pada besaran kapasitas arus listrik dimiliki.
“Semakin besar nilai kapasitas arus listriknya, maka semakin lama daya pemakaiannya. Kelebihan lain, masa charging baterai yang tak memakan waktu lama,” ujar Husen.
Terkait unsur safety dalam mengoperasikan power tool Milwaukee, Husen memberikan contoh video yang memperlihatkan bagaimana ketika power tool Milwaukee terkena air hujan atau terjatuh ke air.

Saat diangkat keluar dari air, power tool Milwaukee bisa langsung dinyalakan dalam keadaan basah dan langsung bisa dipakai lagi, tanpa perlu kawatir korslet atau kesetrum. “Power tool berbasis tenaga listrik (dengan kabel) tentu tak akan bisa melakukannya lantaran akan ada hubungan arus pendek dan resiko kesetrum,” beber Husen.
Sedangkan terkait kepraktisan dan efisiensi, Husen mencontohkan, bahwa dengan teknologi nirkabel, membuat power tool Milwaukee lebih fleksibel dibawa kemana saja secara lebih luwes. Tidak perlu lagi mencari colokan listrik terdekat atau alat pendukung operasional perkakas itu.
Pada akhirnya, teknologi cordless yang dikembangkan Milwaukee ini mengedepankan aspek Savings karena rendah biaya energinya dan tak butuh perawatan rutin. Lalu faktor Portability sehingga tak butuh lagi kompresor, tanpa selang, tanpa kabel rumit, dan lainnya.
Juga dari aspek Safety, seperti minim bahaya tersandung kabel atau lainnya, juga mengurangi tingkat keluaran suara kebisingan. Dan, yang paling utama, cordless technology mengedepankan zero emission, yakni tidak ada asap, idak ada suara bising, dan tidak adanya getaran-getaran yang timbul.


