NMAA News – Turun di Grup A pada Kelas A3 serta Kelas F dengan lineup Agya GR Sport Gen-1 All New Agya GR Sport, Anjasara Wahyu berhasil angkat piala podium pertama di Grup A dan Adrianza Yunial meraih podium kedua di kelas A3, di mana keduanya mengandalkan Agya GR Sport Gen-1.
All New Agya GR Sport sebagai race car generasi terbaru yang dikemudikan Herdiko Setyaputra mulai konsisten meraih posisi atas dengan finish ke-4 di Kelas A3. Melengkapi dominasi TGRI, Anjasara kembali tampil tanpa kendala meraih podium pertama kelas paling bergengsi Kelas F (Modifikasi) dan diikuti Adrianza yang meraih podium kedua.
Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Anton Jimmi Suwandy mengapresiasi kerja keras tim dan pembalap TOYOTA GAZOO Racing Indonesia (TGRI) sehingga maximum attack di Seri ke-5 MLDSPOT Autokhana Kejurnas Slalom 2023. DNA Motorsport TOYOTA GAZOO Racing memastikan peslalom TGRI kembali finish pertama di kelas A overall, mendominasi podium juara Kelas A3, serta meraih podium pertama dan kedua Kelas F.

Selanjutnya Anton semakin optimis berkat performa All New Agya GR Sport yang mendapat sentuhan engineer TGRI sehingga sanggup beradaptasi dan konsisten mencatat hasil positif dalam persaingan lomba slalom begitu kompetitif. “Semoga daya saing All New Agya GR Sport semakin tinggi dan siap menjadi terbaik di kompetisi slalom nasional seri berikutnya,” imbuh Anton.
All New Agya GR Sport mulai beradaptasi dengan lingkungan kompetisi slalom nasional yang ketat dan zero tolerance. Pembalap muda penuh potensi, Alvito Anugrah Hardianto dipercaya di balik kemudi All New Agya GR Sport, didampingi Herdiko Setyaputra sebagai mentor pengembangan performance sporty hatchback anyar ini.
Pembalap non seeded Alvito merupakan bagian dari program racer development tim TGRI untuk melahirkan pembalap-pembalap nasional baru yang penuh talenta dan kompetitif untuk bersaing hingga level regional.
Lintasan slalom di GOR Satria Purwokerto memiliki karakter aspal yang cukup menantang karena banyak kerikil lepas yang membuat mobil balap mudah sliding sehingga sulit dikendalikan.
Jalan keluarnya, tim engineer TGRI melakukan pembenahan kinerja sistem suspensi supaya dapat beradaptasi dengan kondisi track yang sulit ditaklukkan, sekaligus menyiasati soal slalom yang menuntut fokus dan ketenangan pembalap ketika meliuk di antara cone balap.

Upaya tim TGRI memperkuat handling All New Agya GR Sport menuai hasil optimal, apalagi pada seri lalu dilakukan remapping Electronic Control Unit (ECU) untuk meningkatkan performanya. Berlaga di kelas A3 dengan kapasitas mesin standard 1.200 cc, performa All New Agya GR Sport sanggup mengantarkan pembalap TGRI Herdiko dan Alvito melaju ke babak final.
Tampil pantang menyerah, Herdiko berhasil meraih posisi keempat dengan total catatan waktu 00:43.030. Membuat All New Agya GR Sport konsisten finish di podium dalam dua seri terakhir. Sedangkan rookie Alvito masih harus banyak menimba ilmu dan pengalaman di dunia slalom dan menempati posisi ke-10 Kelas A3 dengan total catatan waktu 00:44.256.
Telah menyatu dengan kedua pembalap senior TGRI Anjasara Wahyu dan Adrianza Yunial, Agya GR Sport Gen-1 kembali mendominasi di tengah persaingan dengan rival sangat kompetitif. Anjasara kembali menguasai podium pertama Kelas A secara overall dengan total catatan waktu 00:41.363 di babak final, bahkan mengalahkan pebalap Kelas A1 berkapasitas mesin lebih besar.
Hasil ini otomatis membawa Anjasara memimpin di Kelas A3. Diikuti Adrianza yang berhasil mempertahankan keunggulan performa Small Hatchback untuk mencatat total waktu 00:41.587 untuk mempertahankan podium kedua Kelas A3.
Berlaga di kelas paling bergengsi Kelas F (Modifikasi) yang bisa juga disebut sebagai free for all memberikan keleluasaan lebih besar kepada tim balap dalam memodifikasi race car andalannya membuat level of competitiveness semakin tinggi. Anjasara berhasil meraih podium pertama dengan catatan waktu 00:52.951.
Adrianza di seri sebelumnya menempati posisi pertama, kali ini finish kedua dengan total catatan waktu 00:53.261. Lagi-lagi mengungguli kompetitor dengan kapasitas mesin yang lebih besar. Dengan total catatan waktu 01:53.924, Adrianza dan Anjasara menjaga peluang juara nasional Kelas Tandem dengan finish tercepat kedua selisih 0,01 milisecond dengan posisi pertama. Sebagai hasil akhir, TGRI menempati juara kedua Kelas Team A dan juara pertama Kelas Team F.

“Proses adaptasi berlangsung baik berkat mentoring para pebalap senior serta dukungan teknisi TGRI yang paham kebutuhan dan karakter balap saya. Beberapa race terakhir saya konsisten masuk babak final. Selanjutnya, kita akan terus improve kemampuan All New Agya GR Sport supaya mencatat waktu terbaik setiap heat yang saya jalani,” jelas pebalap baru TGRI Alvito Anugrah Hardianto.
Entitas TOYOTA GAZOO Racing (TGR) hadir menyebar excitement serta joy of GAZOO Racing (GR) ke para motorsport enthusiast dan fans GR di seluruh Indonesia. Toyota juga memberi kesempatan ke pebalap muda berbakat menunjukkan talentanya di ajang balap nasional. Salah satu di antaranya, yang membawa nama harum TGRI, Alvito Anugrah Hardianto.
“Toyota mendukung kehadiran pebalap baru yang berpotensi ke tim balap TGRI. Support kami menunjukkan, regenerasi pembalap berlangsung baik, di mana TGRI memberi kesempatan ke pebalap lebih muda untuk berlaga dan menimba ilmu balap dari seniornya untuk bersaing meraih podium juara,” ujar Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Fumitaka Kawashima.
Menurutnya, pebalap muda TGRI diharapkan meningkatkan antusiasme dan menginspirasi generasi muda penyuka balap untuk ikut bersaing di sirkuit sebagai peserta atau menyaksikan langsung dari sisi lintasan. “Dengan semangat pushing the limits for better, semoga akan lebih banyak pembalap muda yang ikut bertarung di ajang balap nasional bersama TGRI,” pungkasnya.


