Mengulas Keunggulan BEV Perkotaan Honda e, Jarak Tempuhnya Sanggup Mencapai 220 KM

0
Foto: NMAA
- Advertisement -

NMAA News Flash – PT Honda Prospect Motor (PT HPM) sempat menghadirkan pengalaman langsung kepada para awak media dalam acara Honda e:Technology Media Experience yang  dilaksanakan April 2023 lalu di Karawang, Jawa  Barat.

Kegiatan eksklusif yang melibatkan puluhan media nasional ternama, menjadi medium Honda kenalkan visi elektrifikasi di Indonesia untuk penuhi beragam  kebutuhan  konsumen,  mulai  dari mobil, sepeda  motor,  hingga Power Product.

Salah satu modelnya, mobil listrik mungil Honda E yang beberapa waktu lalu kembali unjuk diri dalam pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024 selama 15-25 Februari di JiExpo Kemayoran, Jakarta.

Foto: NMAA

Kendaraan listrik murni berbasis baterai (BEV) Honda e memiliki capaian tenaga maksimal hingga 154 PS dan torsi maksimal 315 Nm serta dukungan Sport Mode sehingga dapat berakselerasi dari 0-100 km per jam kurang dari sembilan detik.

Tak hanya bertenaga, produk BEV Honda juga memiliki performa berkendara  yang lincah sekaligus stabil karena dirancang dengan desain 50:50 Weight Ratio Distribution.

Sebaran bobot  kendaraan   terbagi  rata  di  bagian  depan  tengah   dan  belakang.

Penempatan  baterai juga dirancang secara efisien untuk  menghasilkan  ruang kabin yang lapang dan nyaman bagi penumpang.

Foto: NMAA

Honda  melengkapi  produk  BEV-nya  dengan  baterai  berkapasitas  besar  dengan pengaturan  tenaga yang efisien.

Honda e memiliki  kapasitas  baterai sebesar 35,5 kWh yang dapat menempuh jarak sejauh 220 km.

Pengisian daya baterai pada mobil berada di bagian depan mobil serta sudah dilengkapi dengan fast charging yang mampu mengisi dari 0 – 80% dalam waktu 30-36 menit.

Untuk  semakin  meningkatkan  efisiensi  baterai,  produk  BEV  Honda  juga  memiliki teknologi Single Pedal Control System dimana teknologi ini memanfaatkan perlambatan untuk meregenerasi tenaga listrik untuk mengisi baterai saat pengemudi melepaskan pedal akselerasi.

Foto: NMAA

Dengan kapasitas battery yang ada, pengguna dapat menggunakan soket listrik 12V DC dan 230V  AC  untuk  menghubungkan  berbagai  perangkat  elektronik  yang  bisa dilakukan saat pengisian daya.

Selain itu, terdapat fitur V2X ataupun vehicle to grid, building  and  home  dimana  saat  kendaraan  dihubungkan  kepada  Honda  Power Manager.

Kendaraan  dapat berperan  sebagai  stationary  battery  untuk menyalurkan daya listrik ke rumah, bangunan, maupun jaringan listrik lainnya.

Layar yang terdapat pada interior mobil juga dapat menampilkan  berbagai display seperti tampilan video game maupun smartphone.

Tidak Dijual di Indonesia

Sayang, PT HPM tidak berencana menjual Honda e di Indonesia dalam waktu dekat. Meskipun secara spesifikasinya, Honda e terbilang mumpuni sebagai pendukung mobilitas masyarakat perkotaan.

- Advertisement -