Mantan Petinggi Pabrikan VW, Porsche, dan BMW Kembangkan Konsep Mobil Listrik

0
Foto: formacar.com
- Advertisement -

Ditaksir Capai Harga Fantastis, Output Tenagan Bakal Saingi Ketangguhan Supercar

Transisi penggunaan mobil listrik sudah mulai terlihat, kemunculan line up produk mobil bertenaga listrik kian kompetitif. Bagaimana jadinya, kalau para mantan petinggi pabrikan mobil bergabung mengembangkan ide mobil sport berbasis listrik?

Kabar tersebut semakin kuat saat didirikannya pabrikan manufaktur kendaraan asal Swiss, Piech. Didirikan oleh putra mantan bos Volkswagen Group, Ferdinand Piech dan cicit Ferdinand Porsche, Piech mempersembahkan Mark Zero di Geneva Motor Show 2019. Sebuah konsep mobil sport listrik dengan tenaga lebih dari 400 Hp dan jarak tempuh lebih dari 482 Km. Sejak saat itu, mereka telah menghimpun dana untuk memproduksi Electrical Vehicle (EV) perdana.

Foto: formacar.com

Meskipun banyak perusahaan startup yang telah membuat janji ambisius tetapi gagal mewujudkannya, Piech layak mendapatkan kredibilitas lebih karena tim tersebut telah menunjuk Matthias Muller, mantan CEO Porsche dan Volkswagen, sebagai Ketua, untuk bekerja bersama dengan pendiri perusahaan Toni Piech dan Rea Star.

Mantan chief engineer BMW Motorsport, Klaus Schmidt, yang memimpin desain platform modular Piech, juga akan menjadi salah satu dari dua CEO perusahaan. Andreas Henke ditunjuk sebagai CEO dan Chief Marketing Officer setelah sebelumnya bekerja di bagian strategi, pemasaran, dan manajemen penjualan di Porsche.

Foto: formacar.com

Jochen Rudat, yang langsung melapor ke Elon Musk dan membantu membangun jaringan dealer Tesla di Eropa. Saat ini dipekerjakan sebagai Head of Sales perusahaan. Dengan gabungan nama-nama besar ini, Piech terbukti bisa menjadi kekuatan yang diperhitungkan dalam industri mobil listrik.

Mobil listrik produksi pertamanya akan disebut GT2. Kabarnya, akan mengambil bentuk mobil sport listrik dua pintu dengan desain kompak seperti mobil Aston Martin, tetapi platform Piech yang fleksibel dapat mendukung berbagai bentuk tubuh.

Foto: formacar.com

Rencananya, Piech GT2  dibekali  3 motor listrik, satu di as roda depan dan 2 dipasang di bagian belakang. Jika digabungkan, semua motor listrik ini akan menghasilkan 603 Hp, memungkinkan akselerasi 0-100 Km/Jam dalam waktu kurang dari 3 detik. Ini akan membuatnya lebih bertenaga dibanding Lamborghini Urus atau Porsche Taycan 4S.

Foto: formacar.com

Ukuran baterai belum terungkap, namun GT2 long-range akan memiliki jarak tempuh 498 Km. Melampaui versi EV bawaan yang beredar di pasaran yang hanya mencapai 402 Km untuk  sekali pengisian daya. Prediksi ini didasarkan pada siklus tes WLTP Eropa. Piech mengklaim baterainya bisa diisi hingga 80 persen hanya dalam 4 menit 40 detik. Jika lancar secara pendanaan, Piech berencana untuk mulai menjual sport listrik GT2 pada akhir 2022. Wah jadi saingan baru market leader EV worldwide nih!

- Advertisement -