Proper VS Ricer. Modifikasi yang baik dan benar tentu jadi dambaan para petrolhead. Pertanyaannya, berapa banyak orang yang tahu syarat modifikasi mobil secara benar? Karena tak hanya soal selera, pengalaman bersentuhan dengan modifikasi proper, amat mempengaruhi penilaian seseorang terhadap modifikasi. Alih-alih malah masuk golongan “ricer”.

Banyak sekali  pertanyaan masuk ke NMAA via direct message, email, atau bahkan social media comment. Mulai dari yang bertanya soal ricer, kepentingan modifikasi proper, sampai persoalan teknis modifikasi. Karena itu kami akan mencoba mengupasnya dalam artikel ini.

ricer logo

Apa itu ricer? Dalam modifikasi istilah ini familier sekali, dikaitkan dengan berbagai arti. Ada yang mengartikan adalah pelaku dari rice car atau kependekan dari Race Inspired Cosmetic Enhancement, ada pula juga yang menyebut Radically Immature Car Enthushiast.

Ricer atau rice juga dikaitkan oleh masyarakat barat, dengan rice/nasi yang merupakan makanan pokok orang-orang Asia. Hal ini sebagai olok-olek kepada Asians yang memodifikasi mobil Jepang di Amerika, dengan banyak bermain kosmetik yang sejalan dengan performa mobilnya. Misalnya wing besar, body kit gondrong, bunyi knalpot berisik, dan lain sebagainya.

Namun berbagai arti tersebut bermuara pada satu hal, yakni; modifikasi yang tak sesuai fungsi ergonomika dan estetika. Atau modifikasi mobil yang tak tepat guna, sehingga mengurangi fungsi mobil itu sendiri. Kami sudah mengulas soal modifikasi ricer pada video di bawah ini;

Kata modifikasi sebenarnya memiliki arti “pengubahan”, yang secara konsep adalah pengubahan dari suatu nilai benda yang memiliki fungsi tertentu menuju ke fungsi benda yang lebih baik. Jadi seharusnya modifikasi membuat mobil jadi lebih baik, secara tampilan juga fungsi.

Maka sudah seharusnya modifikasi tepat guna (proper) menjadi dasar modifikasi mobil di Indonesia. Lalu, bolehkah modifikasi ekstrem? Tentunya sah-sah saja, asal digunakan sebagai contest car, bukan di jalan raya, dan towing to towing. Toh, sesuai dengan fungsinya kan?

Nah, di bawah ini kami coba memberi sejumlah gaya modifikasi yang termasuk kedalam kategori ricer, beserta alasannya;

Pakai wing besar padahal tak memiliki spesifikasi mesin performa tinggi. Wing yang digunakan dalam balap diriset sedemikian rupa, untuk memberi downforce dan air resistance, mengimbangi performa mobil. Dengan begitu, mobil diharapkan mendapat lebih banyak tekanan udara saat di kecepatan tinggi, membantu stabilitas mobil. Artinya, jangan gunakan wing ekstra besar di mobil bermesin stock, kalau tak mau disebut ricer y

properricer2

Out of style, “bulu-bulu”. Selera yang buruk, juga menyebabkan seseorang termasuk dalam kategori ricer, loh! Misalnya menempatkan bahan bulu-bulu yang entah terbuat dari apa, ditaruh di interior mobil. Bahkan gilanya, juga ditempatkan dalam kompartemen mesin! Entah untuk tujuan dan alasan apa, yang jelas hal ini bukan merupakan tren dan jangan diikuti.

properricer3

Extreme master of aerodynamic. Tentu saja ini bukan kategori dalam kontes modifikasi. Melainkan salah satu unsur ke-ricer-an yang wajib dihindari. Dalam poin ini, pemasangan desain bumper/widebody harus mempertimbangkan kaidah estetika dan aerodinamika. Sehingga body kit tak hanya enak dipandang, juga memiliki fungsi yang baik.

properricer4

The Faceoff. Modifikasi mobil dengan mengubah bentuk lampu atau grille dengan parts mobil lainnya sah sah saja. Yang haru digarisbawahi, modifikasi face off yang tak mengindahkan bentuk dan estetika antara mobil bawaan dan donor, akan membuat kesan dipaksakan, kaku, dan berantakan.

You bought, you wrong. Sebagai modifikator yang membeli parts dengan uang sendiri, tentunya bebas menempatkan produk modifikasi sesuai kemauan. Tapi apakah itu benar? Coba perhatikan gambar di bawah ini. Intercooler dipasang tanpa turbo? Cover rem brembo? Harness 6 point dipasang di jok standar?

properricer5

Too many parts in me. Parts modifikasi yang dipasang berlebihan tentu tak membuat mobil menjadi lebih indah. Selain menjadi tidak tepat guna, hal ini akan menyebabkan mobil terkesan kotor dan tidak terawat.

properricer7

Car Limbo and Speedbump. Hal ini masih jadi kontroversi, sebagian menganggap kegiatan ini adalah keseruan dalam suatu event. Sementara sebagian lagi menganggap hal ini adalah ajang yang yang tak mendidik, karena berpotensi merusak mobil demi hadiah yang tak seberapa.

properricer8

Poin-poin di atas adalah membuat Anda seseorang dianggap penganut aliran ricer. Nah, sebagai perbandingan, di bawah ini adalah gambar-gambar mobil proper sebagai gambaran buat para pembaca. Maju terus industri modifikasi dan otomotif Indonesia! #JoinTheNextLevel

Kenny Vinces 2015 Honda Fit.

ricerproper

properricer9

properricer 10