Pilih Ban Racing Untuk Harian. Ban racing/kompetisi selalu memiliki kompon yang lunak, dan yang pasti berkarakter ultra-high performance (UHP). Ban racing dirancang agar lebih menggigit ke aspal dan memiliki membantu mengoreksi handling mobil dalam kecepatan tinggi. Maka biasanya ban racing selalu dibekali tapak model asimetris (asymmetric tread pattern). Bahkan untuk beberapa produk, ditambahkan juga material Micro Silica (MS), yang akan memperkuat cengkeraman ke aspal.

D Sport

Untuk pemakaian harian, disarankan pilih ban dengan corak kembangan yang memiliki jenis compound soft, tetapi tidak tergolong soft compound dan mengandung silica compound yang lumayan. Ukuran telapak pun pilih yang tak terlalu lebar, dan juga tak terlalu ramping. Kisarannya 195 sampai dengan 215. Dan untuk profil idealnya 50. Selain itu, perhatikan juga angka speed rating.

Ban Balap 1

Lantas untuk menandai supaya tidak terjadi kesalahan pasang ban, maka di dinding ban ditulis inside dan outside. Memang tidak semua ban yang bertuliskan seperti itu adalah ban balap, namun kebanyakan produk kompetisi menyertakannya. Sebab ini berkaitan dengan desain tapak yang hanya bekerja untuk salah satu sisi saja, atau haram dibalik.

DSC02238 1

Lalu ada juga cara mudah melihat ban itu tergolong ban kompetisi atau enggak. Yaitu dengan melihat jarak alurnya yang besar, luas tapak yang juga lebih lebar, dan bentuk alur sampai ke pinggir ban yang berfungsi membuang air.

Dan biasanya, ban-ban ini juga memiliki treadwear hanya 200. Dan bila dibandingkan dengan ban yang benar-benar dikhususkan buat balap yang ber-treadware 140, angkanya tidak berbeda jauh. Karena itu, ban-ban seperti ini, racikannya bisa cocok untuk pemakaian kompetisi ataupun harian.