Saat ini sudah masuk musim mudik Lebaran buat sebagian orang yang merayakan. Nah, kalau dalam modifikasi artinya toko velg dan ban sedang happy karena biasanya penjualan meningkat. Selain membeli pakaian baru, mobil pun biasanya dapat jatah untuk tampil baru saat Lebaran atau ketika dibawa pulang kampung/liburan.

Faktanya, dengan diameter velg yang lebih besar dibanding bawaan standar tampilan mobil menjadi lebih atraktif dan personal. Selain itu, keuntungan lain dari penggunaan velg besar adalah pemakaian ban dengan profil tipis yang bakal membuat respons setir lebih akurat. Sehingga cukup membantu saat perjalanan mudik atau jauh.

IMG_9919 copy

Namun untuk mengganti ukuran velg dengan diameter lebih besar ada panduan yang wajib  diketahui. Terutama jika tujuannya tak sekadar tampilan namun juga menunjung perjalanan jauh. Karena akan berpengaruh terhadap keamanan, keselamatan, dan juga performa mobil.

  1. Sebaiknya pakai rumus “plus one” atau “plus two”. Masing-masing mewakili kenaikan tambahan diameter velg yang mau dipakai. “Plus one” artinya kenaikan 1 inci lebih besar dan “plus two” 2 inci lebih besar dibanding bawaan mobil. Kenaikan velg juga wajib diikuti kenaikan ukuran ban yang sesuai. Untuk perjalanan jauh, kenaikan 2 inci merupakan nilai maksimal penggantian yang disarakan, jika tetap mau mempertahankan kenyamanan dan keselamatan berkendara dengan komponen kaki-kaki standar dan beban penuh.
  1. Cek kondisi kaki-kaki seperti sokbreker, per, bearing roda, tierod, dan ball joint sebelum mengganti velg. Pastikan kondisi semua komponen tersebut prima, tidak ada kebocoran serta kerusakan. Sebab komponen yang rusak akan membuat struktur kaki-kaki mobil menjadi ringkih, apalagi akan memutar velg dan ban yang lebih besar diameternya untuk jarak jauh.
  1. Lakukan balancing dan spooring setelah mengganti velg dan ban besar agar kemudi tetap lurus dan setir tak bergetar saat mobil dibawa berkendara. Pasangi pula spacer nok pada lingkaran tengah pelek untuk memastikannya menempel rigid pada as roda.