Kiat Praktis Berkendara Aman di Jalan Tol Saat Cuaca Tidak Menentu

0
- Advertisement -

NMAA News – Momen Tahun Baru Imlek 2021 dapat dimanfaatkan untuk berlibur atau berpergian bersama keluarga tercinta, tentunya, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Masalahnya, saat ini kondisi cuaca sedang tidak menentu. Bagi Anda yang ingin berpergian melalui jalan tol, harus persiapkan diri dan kendaraan agar dapat menempuh perjalanan dengan aman dan nyaman apalagi jika membawa anggota keluarga.

Berikut langkah persiapan yang dapat dilakukan sebelum dan saat melakukan perjalanan via jalan tol di libur Imlek tahun ini.

  1. Jaga Kondisi Fisik

Alangkah baiknya jika ada 2 pengemudi, terutama perjalanan panjang. Namun bila Anda harus mengemudi sendiri, pastikan tidak lebih dari 10 jam sehari dan diselingi istirahat setiap 2 jam. Sempatkan tidur ketika beristirahat untuk mencegah serangan microsleep.

Penumpang yang duduk di bangku depan dapat membantu sebagai navigator guna membaca peta digital, menyiapkan kartu etoll, rekan berbicara mencegah kantuk, dan mengingatkan saat pengemudi berbuat salah. Sehingga bisa menjaga kewaspadaan dan fokus berkendara.

  1. Waspada Bobot Mobil

Mobil yang memuat penumpang dan barang dalam jumlah besar akan membuat mobil lebih sulit dikendalikan karena bertambahnya bobot mobil. Mesin bekerja lebih keras sehingga pengemudi wajib lebih bijaksana, seperti saat menyalip kendaraan lain.

Bertambahnya bobot mobil juga membuat rem bekerja lebih berat sehingga hindari boleh memaksakan kinerjanya. Situasi akan semakin sulit saat harus berhadapan dengan jalan rusak.

  1. Hindari Rem Mendadak

Aquaplaning membuat mobil bergerak liar sehingga sangat tidak disarankan melakukan pengereman mendadak di tengah jalan yang licin. Itulah sebabnya penting untuk mengerem secara bertahap dan cermat saat hujan deras.

Termasuk ketika berhadapan dengan jalan rusak. Jika tetiba sadar di depan ada lubang, jangan panik dan lakukan pengereman sewajarnya. Segera lepas pedal rem saat akan mengenai lubang supaya tidak timbul kerusakan parah pada komponen kaki-kaki mobil.

  1. Jangan Paksakan Pindah Jalur

Pengemudi dihimbau tidak mendadak melakukan manuver pindah jalur, ketika melihat ada lubang di depan mata. Risiko pertama adalah mobil menjadi limbung dan pengemudi tidak mampu mengendalikan mobil dengan baik.

Kedua, akan sangat fatal akibatnya kalau saat pindah jalur ternyata ada mobil lain dari belakang. Oleh sebab itu, yakinkan kondisi jalan di belakang aman sebelum pindah jalur dan urungkan jika tidak mungkin.

  1. Jaga Jarak Aman Antar Kendaraan

Pengemudi harus berikan jarak cukup dengan kendaraan di depan saat mengemudi di jalan tol. Kewajiban ini untuk mengantisipasi jika pengemudi di depan melakukan manuver atau pengereman mendadak untuk menghindari jalan rusak.

Termasuk sebagai langkah antisipasi kalau ada kondisi darurat seperti jalan tiba-tiba amblas. Patut dicatat, kondisi kendaraan juga akan menurun karena jalan yang licin dan muatan penuh.

- Advertisement -