Menakar Tren Modifikasi Interior Mobil, Begini Penjelasan Vertue Concept

0
Foto: Ist @vertueconcept
- Advertisement -

NMAA News – Modifikasi sektor interior ternyata tidak semudah mengubah atau melapis sejumlah komponen atau panelnya saja. Apalagi dengan suguhan material terbaru di interior saat ini, membuat siapapun yang kerap bermobilitas harian menggunakan mobil ingin memasang segala perintilan interior. Terlebih menyambut tren modifikasi interior 2021.

Dalam unggahan video di kanal Youtube NMAA TV, owner Vertue Concept, Edy mengatakan poin penting saat modifikais interior. Karena, untuk menghasilkan ruang interior yang nyaman tanpa mengorbankan aspek fungsional, modifikasi yang dilakukan tentunya tidak sembarangan.

” Ruang interior merupakan tempat kita berlama-lama di mobil. Meski memiliki tampilan eksterior yang menarik dengan konsep tujuan meningkatkan estetika, bagian interior sudah pasti harus dibuat nyaman,” buka Edy kepada NMAA TV, Sabtu (7/2/2021).

Foto; Captured via NMAA TV

Modifikasi dan restorasi di ruang interior yang proper pertama-tama harus memahami tujuannya. Apakah estetik atau fungsional, sedangkan jika keduanya disandingkan tentu perlu memiliki konsep sebagai acuan.

“Karena disitulah peran seat maker, ketika bukan hanya menjawab keinginan customer untuk mengubah tampilan mobil. Karena seharusnya modifikasi atau restorasi secara ideal tidak berdampak terhadap kenyamanan fitur di interior itu sendiri. Bahkan kalau bisa dibuat semakin nyaman,” terang Edy.

Sama seperti menampilkan ubahan pada modifikasi sektor lain, referensi modifikasi interior juga berangkat dari keinginan customer. Peran seat maker sendiri harus mampu mengarahkan modifikasi tepat guna sesuai utilitas dalam berkendara.

“Kalau berangkat dari referensi kan mudah. Tapi kita selalu tanya ke customer sebelum mulai mengerjakan interior mobilnya. Mau nyaman atau tampilan saja? Karena model pelapis interior tertentu terkadang tidak bisa diaplikasikan pada semua interior mobil,” ujar Edy.

Foto; Captured via NMAA TV

Edy mengatakan, penggunaan bahan pelapis kulit dan sintetis pun punya keunggulan dan kelemahan berbeda. Baiknya, disesuaikan dengan tampilan, anggaran dan fungsi. Jika bahan kulit dinilai nyaman meski dibanderol dengan harga tinggi, akan tetapi bahan sintetis yang ditawarkan dengan harga lebih murah cenderung tidak dapat menyerap panas dengan baik.

“Dasarnya memang begitu, tapi kita (Vertue) punya solusi dengan memadukan dua unsur dari bahan berbeda tersebut,” kata Edy.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Vertue Concept (@vertueconcept)

Dari segi bahan kulit asli tidak dibuat dalam hitungan meter. Akan tetapi lembaran, sedangkan sintetis dengan banderol harga lebih murah bisa menjadi opsi pilihan.

“Konsepnya, half leather dibuat menggunakan kombinasi kulit dan synthetic leather untuk mengakomodir kekurangan dua material tersebut. Kulit asli akan ditempatkan di sejumlah bagian yang sering tersentuh punggung seperti seluruh permukaan depan jok mobil. Sedangkan sintetis akan melapis bagian belakang atau samping,”urai Edy.

Pilihan tersebut juga menghasilkan efisiensi terutama bagi Anda yang ingin meningkatkan kenyamanan di interior mobil. Terutama banderol harganya mulai ditawarkan dengan 30% lebih murah dari harga semi kulit.

Meski tidak banyak varian warna. Akan tetapi memiliki tingkat kemiripan setara bahan kulit asli.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Vertue Concept (@vertueconcept)

Tidak berhenti di ranah modifikasi  interior, saat ini Vertue Concept sedang mengembangkan terobosan baru. Terutama dalam menciptakan awareness kepada masyarakat agar lebih memerhatikan tingkat higienis di sektor kabin. Adapun pengembangan lini produk berupa karpet underlayer dengan brand Vertue Matt dan juga gorden mobil yang  dijual dengan harga terjangkau.

Bagi sejumlah car enthusiast yang ingin memodifikasi interior mobil dapat mendatangi workshop Vertue Concept di Jalan Danau Sunter Utara Blok J12 No.6.

- Advertisement -