Toyota Chaser JZX100 Tempuh Proses Modifikasi Jadi Mobil Drift Bertenaga 500 dk

NMAA News – Bagi para pegiat drifting unit kendaraan big sedan Toyota Chaser JZX100 sudah tidak asing digunakan balap ngepot. Menariknya, tampilan mobil yang berbagi platform dengan Toyota Cressida ini sudah dibekali jantung pacu potensial dengan mesin 1JZ-GTE berkapasiras 2.500 cc V6 Turbocharger dan sistem penggerak roda belakang (RWD). Terlebih punya tampang klimis layaknya mobil berberpenampilan elegan pada umumnya.

Spesifikasi big sedan empat pintu tersebut sudah cukup potensial untuk diracik ulang menjadi mobil drift seperti salah seorang drifter bernama Tobias Welti. Sedari awal Chaser JZX 100 mengalami sejumlah tahap untuk membuatnya kompatibel menjadi mobil drift.

Tobias, dalam situs autoevolution membangun mobilnya dari awal sebagai kendaraan tangguh melampaui level modifikasi tertinggi di beberapa mobil lain miliknya. Ia cenderung memilih Chaser yang menurutnya dapat menghasilkan sudut putar lebih baik.

Foto: autoevolution

Mesin 1JZ-VVTi dilengkapi dengan imbuhan turbo lansiran EFR Borg Warner agar mampu menghasilkan performa terbaik mesin dan tarikan responsif. Mesin tersebut dilengkapi dengan transmisi G-Force. Karena drifting membutuhkan semburan tenaga yang singkat terutama di RPM tinggi, sistem pendinginan mesti diakomodir dengan ubahan intercooler, radiator, dan oil cooler.

Komponen ECU bawaan diganti dengan versi aftermarket agar dapat mengatur campuran bahan bakar, timing pengapian dan suplai udara optimal. ECU tersebut dilengkapi dengan Ecumaster di bagian kokpit kemudi. Hasilnya, seluruh konfigurasi dari sektor jantung pacu mampu menghasilkan 500 dk

Foto: autoevolution

Bagian ekterior terlihat warna bodi abu berhias aksen gold. Kita bisa lihat tampilan wide body berkat pemasangan empat buah over fender kekar di setiap sudut roda. Fascia depan menunjukan tampang Toyota Chaser terutama pada kedua buah lampu utama dan grill. Sedangkan komponen aerodinamika lainnya seperti bumper depan, side skirt, dan spoiler belakang turut melengkapi.

Tidak dijelaskan rinci ubahan pada sektor kaki-kaki, hanya ubahan pada konstruksi kaki-kaki mengandalkan double wishbone di bagian depan. Sentuhan terakhir, sebuah Drift Car Sleeper ini mengalami penyusutan bobot dari 1.450 kg menjadi 1.300 kg atau berukurang hingga 150 kg supaya mantap bermanuver. Opsi tersebut juga menanggalkan sejumlah komponen di interior.

Dalam unggahan video di Youtube Speed Industries Chaser JZX 100 lansiran 1997 tersebut sedang diuji di lintasan trek Anneau du Rhin. Tobias menguji sendiri mobil drift andalannya tersebut seperti mengatur bukaan throttle, RPM, juga memeragakan teknik sliding dan oversteer. Sepanjang video pendek berdurasi 1,49 menit tersebut komposisi suara turbo dan pipa knalpot terdengar alun di telinga.

Kabarnya, VIP Chaser ini akan mengikuti kompetisi drift pertamanya tahun ini. | Foto: autoevolution

Diketahui, Toyota Chaser merupakan versi mobil performa dari sejawatnya Toyota Cressida. Kehadirannya di pasar otomotif global diproyeksikan menyasar segmen kendaraan mid level di bawah Toyota Crown jika dilihat dari harga unit dan pajak pertahun.

Sayangnya, setelah kehadiran mesin 2JZ-GTE pada diri Supra MK-IV lebih bertenaga, para petrolhead justru meninggalkan mesin potensial 1JZ-GTE dengan berbagai potensi tuning yang dimilikinya.

Related Articles

Stay Connected

21,787FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Latest Articles