NMAA News – Banyak opsi alternatif untuk menghidupkan industri otomotif dan modifikasi di skena lokal. Salah satunya membuat gelaran meet up atau berkumpul di satu tempat untuk memamerkan mobil modifikasi masing-masing.
Meskipun pandemi Covid-19 masih mendera hampir seluruh wilayah Indonesia, idak menggentarkan para pegiat modifikasi untuk guyub bersama membangkitkan kembali Bandung Car Scene. Misalnya gelaran car meetup bertajuk “Friday Cars Night Out” yang diselenggarakan di pelataran parkir outdoor Paskal Hyper Square, Bandung, (28/5/2021).
Diinisiasi oleh sejumlah pegiat skena seperti Willy ‘F*ck Wheel Dude, Fahmi Mbel dan Hakim Putratama melalui penyelenggara paguyuban OG, acara ini sukses menciptakan kondisi heterogen di antara para pegiat modifikasi lintas generasi. Paling menonjol, yakni para pemain modifikasi 1990an dan 2000an.

“Acara kecil kayak gini dulu sering di Bandung. Biasanya diikuti para pegiat modifikasi lintas generasi. Selain bisa membuka jejaring pertemanan minimal di kota sendiri, juga memperluas kemungkinan kita dapat basis sosial yang kuat. Apalagi ketika di luar kota,” buka Willy dari Toko Velg F*ck Wheel Dude.
Sedikit menoleh ke belakang, Tim NMAA sempat menyambangi toko milik Willy di bilangan jalan Aceh, Kota Bandung. Pemilik Toyota Crown bergaya Bippu ini sepakat jika Car Scene di Kota Bandung memang sedang vakum. Tak heran kalau para pegiat di Kota Bandung justru memilih ‘hijrah’ mengikuti tren Jakartasentrisme supaya tetap eksis.
“Enggak bisa disamakan dengan 5 tahun ke belakang. Selain dipengaruhi oleh sosial media, mungkin sadar tidak sadar sekarang anak mobil lebih senang kalau mobilnya di upload di media besar. Itu cukup buat mereka,” ungkap Willy.
View this post on Instagram
Karena itulah, konsepnya tetap menjaga standar Protokol Kesehatan (Prokes) seperti pakai masker dan jaga jarak. Upaya murni dari ketulusan dan passion di bidang modifikasi otomotif seperti ini dinilai pas membangun ulang skena dari hulu ke hilir.
“Utamanya industri modifikasi di Bandung bisa hidup. Dimulai dari mana? Minimal kesadaran anak mobilnya dulu sih,” terangnya.
Meski hanya berdurasi sekitar dua jam, dimulai pukul 22.00 hingga 00.00, acara satu ini mampu menjadi ‘magnet’ para pegiat modifikasi. Sekitar 450 mobil bahkan menyemut untuk mendapat lokasi parkir yang strategis. Pastinya cocok untuk mengambil beberapa angle foto.

