Restorasi Honda CRX 1990, Wujud Totalitas Seorang Penggemar Honda Civic

0
Ketika passion Berbicara Honda CRX Kembali Prima | Foto: Binks
- Advertisement -

NMAA News – Pabrikan Honda menghadirkan CRX sebagai jajaran mobil performa Civic dari penerus yang populer karena dinilai gesit. Eksistensi sedan coupe satu ini kian memuncak pada 1990 dengan beberapa peningkatan. Seperti rem cakram di keempat roda, model velg 14 inci dan ubahan kosmetika untuk menambah kesan sporty.

Di Indonesia generasi Honda Civic satu ini sempat difavoritkan generasi muda, terutama persis setelah diluncurkan. Dibangun dari kode sasis EF6, unit satu ini juga tersedia dalam versi Limited Edition bermesin D15B. Mobil yang tergolong langka tentunya sukar untuk menemukan suku cadangnya. Karena itu hanya beberapa kolektor sanggup merawat CRX 1990 dalam kondisi segar.

Seperti pemaparan Iik Sudiro, salah seorang pemilik Honda CRX asal Jakarta. Bertekad menjaga wujudnya tetap lestari, dia rela berselancar di internet mencari spare part untuk mobilnya tersebut.

Foto: Binks

“Karena unit ini termasuk langka, tentunya harus lebih ekstra baik dalam merawatnya. Tapi, di era internet sekarang kita mesti rajin buka website seperti di Ebay, atau di sejumlah auction,” buka Iik kepada NMAA Media sembari menceritakan suka duka menggarap koleksi mobilnya tersebut.

Sejak mendapat CRX dari pemilik sebelumnya pada 2017 lalu, dia langsung merencanakan langkah strategis untuk meremajakan kembali tampilannya. Terutama di sektor interior dan eksterior.

“Nah disini kami kembali belajar mencari referensi dari beberapa laman web dan katalog. Dari mulai Apa itu CRX terutama sesui dengan kode rangka EF6 – LE (Limited Edition). Tapi bagi saya momen inilah menggodok kreatifitas dan seni yang bisa saya nikmati di sela-sela rutinitas harian,”ungkapnya.

Foto: Binks

Setelah banyak referensi terkumpul, Iik memulai dengan proses restorasi interior, mesin dan sejumlah part aslinya. Terpenting, sejumlah part bawaan sesuai kode kepunyaan mobil dengan kode rangka EF6 tersebut. Dia bahkan rela menunggu selama dua tahun menggarap ulang mobilnya termasuk mengumpulkan beberapa komponen vital. Itu semua seolah terbayar jika berawal tekad dan kesabaran.

Sesuai dengan konsep menghidupkan kembali masa jayanya, tidak banyak ubahan yang disentuh. Dia menunjuk sektor kaki-kaki supaya semakin mantap saat handling dan bermanuver. Pertama, ubahan per sokbreker besutan Eiba serta velg CP-R berbalut ban Advan Neova S-Drive.

Foto: Binks

Setelah berjongkok dari bagian terbawah, kita dapat melihat pembaruan di sektor eksterior. Seperti karet karet, list atap dan sektor perlampuan. Sekujur tubuhnya kini telah dilabur oleh kelir Flin Black Metalik garapan bengkel Ambrose kunst, Cikunir, Bekasi.

Memasuki bagian interior, kesan nostalgia begitu terpancar. Sejumlah ubahan setir,head unit, autoclimate, kisi-kisi AC sudah diperbarui. Ubahan tersebut turut menggali ingatan jauh ke masa-masa keemasannya.

Sedangkan di bagian jantung pacu, tidak terlalu banyak terjamah. Hanya saja, mobil yang genap berusia 31 tahun ini sudah mengharuskan penggantian beberapa komponen penting supaya tetap prima.

Foto: Binks

“Apalagi mesinnya masih mengandalkan suplai bensin melalui double carburator. Alhasil, kami percayakan ke AP Speed untuk menangani sektor mesin sekaligus menyetel ulang mesin. Tapi, masih sesuai dengan setelan standar di kode mesin D15B,” terangnya.

Sejumlah aksesori juga dilengkapi untuk menambah manis tampilannya, seperti Dashmat milik Honda Acces, Bumper Pole, Light Room dan Frame Plat milik Honda Acces.

Di ujung perbincangan, dia memperjelas ketertarikannya terhadap lini produk Honda lansiran 1980 hingga 1990. Selain akrab dengan bahasa desain dan berdimensi kompak, sederet mobil Honda juga dikenal timeless. Bahkan, semakin banyak yang masih menjaga keasriannya.

“Selain model dan bentuk nya kami punya momen manis khususnya Honda Civic generasi ke Empat ini ada 4 type yaitu Sedan,Wagon,Hatcback dan Coupe. Misalnya di awal 2004 saya punya Gran Civic LX sedan tahun 1988, lalu pada 2009 ada Grand Civic Nouva. Kemudian, memasuki 2014 menimang Grand Civic 1990 dan terakhir si CRX di 2017,”kenang Iik.

- Advertisement -