DFSK Super Cab Uji Efisiensi BBM di Pulau Bali, Hasilnya Tembus 15,4 KM/L

0
- Advertisement -

NMAA News – Syarat utama yang dibutuhkan kendaraan niaga, salah satunya adalah performa konsumsi BBM-nya yang harus irit agar biaya operasional menjadi serendah mungkin. Hal tersebut yang rupanya dikejar oleh DFSK guna menunjukkan kendaraan niaganya tergolong irit dipakai berbisnis.

Hal tersebut ditunjukkan oleh DFSK Indonesia dengan menguji DFSK Super Cab di Pulau Bali guna melihat seirit apa Super Cab meminum bensin. Pasalnya, DFSK Super Cab menawarkan poin irit bahan bakar dan produk kualitas dengan harga terjangkau sebagai daya tariknya. Keunggulan DFSK Super Cab ini diklaim cocok menunjang berbagai aktivitas usaha dan meningkatkan keuntungan bisnis.

“DFSK menawarkan solusi mobilitas dunia usaha dengan menawarkan DFSK Super Cab yang tangguh, sanggup membawa muatan banyak, dan tetap irit BBM agar memberi keuntungan lebih banyak bagi pemiliknya. Kehadiran kendaraan komersial ringan pick-up ini diharapkan menunjang laju dunia bisnis di Indonesia, sehingga memberi kontribusi aktif bagi perekonomian bangsa yang terus berkembang,” ungkap PR & Media Manager PT Sokonindo Automobile, Achmad Rofiqi.

Sales & Marketing Director PT Sokonindo Automobile, Cing Hok (kiri); Direktur Cahaya Surya Bali Indah, Mulyadi Kantiana Surjonogo (kedua kiri); Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta (kedua kanan); dan Perwakilan Pura Pasek Kayuselem, I Ketut Sutanaya (kanan), saat penyerahan secara simbolis bantuan berupa 6 ton semen untuk renovasi Pura Pasek Kayuselem, Klungkung, Bali, Sabtu (19/06/2021)

DFSK kemudian membuktikan kemampuan dan keiritan BBM DFSK Super Cab 1.5L Gasoline dengan berkeliling di Pulau Bali membawa beban 1 ton semen untuk CSR renovasi Pura Pasek Kayuselem, Klungkung, Bali pada Sabtu (19/6/2021). Acara ini dihadiri Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta; Perwakilan Pura Pasek Kayuselem, I Ketut Sutanaya; Sales & Marketing Director PT Sokonindo Automobile, Cing Hok; dan Direktur Cahaya Surya Bali Indah, Mulyadi Kantiana Surjonogo.

Metode pengujian kali ini menggunakan DFSK Super Cab yang diisi 2 orang penumpang dengan total jarak tempuh 69,3 kilometer, menyusuri berbagai kondisi jalan di Bali yang beraneka ragam mulai perkotaan, jalan tol, hingga masuk ke pedesaan. Berdasarkan hasil pengujian menggunakan teknik ‘full to full’, tercatat konsumsi BBM DFSK Super 1.5L Gasoline kali ini menyentuh hasil 15,4 KM/L.

“Hasil yang diraih DFSK Super Cab ini mendekati kondisi kenyataannya, kendaraan komersial ini bisa diandalkan, nyaman bagi penumpangnya, dan biaya operasional rendah melalui efisiensi bahan bakar yang ditawarkan. Kami berharap semakin banyak konsumen merasakan keunggulan DFSK Super Cab untuk para pengusaha di Indonesia,” imbuh Achmad Rofiqi.

- Advertisement -