NMAA News – Bagi Anda yang sering servis atau ganti oli mobil pastinya pernah melihat botol oli dengan berbagai kode dan angka yang ada di cover luarnya. Bagi yang ingin memahaminya, berikut kode yang dipakai pada oli mesin Toyota Motor Oil (TMO). Secara garis besar, oli mesin Toyota dibagi atas oli mesin bensin dan diesel. Pembahasan kali ini lebih fokus membahas oli mesin bensin.
Arti Kode SAE
Di bengkel Auto2000, ada 3 jenis oli sintetis sering dipakai. Yang pertama, oli sintetis TMO 10W-40. Oli jenis ini direkomendasikan dipakai mobil Toyota yang belum menggunakan teknologi katup variabel atau Variable Valve Timing with Intelligence (VVT-i) seperti Kijang Kapsul atau Avanza generasi pertama.
Berikutnya adalah oli sintetis TMO 5W-30 yang banyak dipakai mesin Toyota berteknologi VVT-i, dan produk terkini adalah TMO 0W-20 atau biasa disebut TMO Gold karena kemasannya berwarna emas.
Kode belakang merek oli tersebut ada ‘SAE’ atau Society of Automotive Engineer yang merupakan standar kekentalan oli secara global. Semakin kecil angka SAE, semakin encer oli tersebut di kondisi tertentu. Oli encer lebih bagus karena membuat kerja mesin lebih enteng, bertenaga, dan irit bahan bakar.
Sementara huruf W merupakan ‘Winter’ atau musim dingin. Tergantung angka berada di depan huruf W, semakin kecil angkanya maka akan semakin tahan oli bekerja di suhu dingin. Kode 0W merupakan angka paling rendah. Oli lebih tahan di cuaca dingin seperti di pegunungan dan tidak mengental yang bisa menyulitkan saat start mesin.
Sedangkan angka di belakang kode merupakan tingkat kekentalan oli saat mesin beroperasi. Semakin encer, semakin kecil angkanya dan semakin enteng tarikan mesin, sehingga lebih bertenaga dan irit bahan bakar.

Arti Kode API Service
Di belakang kode SAE, masih terdapat lagi kode API Service sebagai kode kualitas dari oli. Semakin mendekati huruf Z, semakin bagus kualitas oli tersebut. Oli TMO sudah memenuhi standard API Service SN yang merupakan kode paling tinggi saat ini. Sedangkan oli TMO diesel, kode API Service-nya adalah CF yang juga merupakan kode paling tinggi saat ini.
Pilih Pakai Oli Mana?
Dengan banyaknya opsi oli mesin di pasaran, pasti bingung harus memilih oli yang mana. Pemilihan oli tidak sekadar paling bagus atau mahal, tapi disesuaikan peruntukan dan tipe mesin. Mesin Toyota berteknologi VVT-i minimal menggunakan TMO 5W-30, sementara mesin Dual VVT-i menggunakan TMO 0W-20 dengan performa lebih baik dan menjaga efisiensi mesin.
Seperti mesin Kijang Innova keluaran 2020, paling tepat oli TMO 0W-20. Tingkat kekentalannya bagus, lebih tahan korosi, tingkat penguapannya rendah sehingga oli tidak mudah berkurang, dan mendukung kinerja mesin sehingga meningkatkan akselerasi, irit bahan bakar serta melindungi mesin maksimal. Lantas bagaimana jika AutoFamily ingin pakai oli lain seperti TMO 5W-30? Masih diperbolehkan karena secara spesifikasi tidak jauh berbeda.
Ambil contoh lain, bagi pengguna Avanza 2004 non VVT-I, maka Oli TMO 10W-40 sudah memadai dan bisa diandalkan, meskipun tidak dilarang menggunakan TMO 5W-30 untuk meningkatkan performa mesinnya.
“Pastikan AutoFamily paham mengenai oli mesin yang dibeli sesuai dengan kebutuhan dan spesifikasi kendaraan karena oli yang tepat membuat kinerja mesin semakin optimal, meningkatkan performa, dan membuat irit bensin. Menghindari risiko salah beli atau tertipu oli palsu, silakan beli oli TMO lewat Auto2000 Digiroom dan manfaatkan Program THS BTS – Booking THS Saja untuk penggantiannya,” jelas Nur Imansyah Tara, Aftersales Division Head Auto2000, Sabtu (26/6/2021).

