Toyota Starlet EP70 Tampil Gagah Andalkan Part Upgrade Starlet EP71 Turbo

0
Foto: Praditya_ck
- Advertisement -

NMAA News – Unit hatchback Toyota Starlet saat Praditya muda merupakan mobil impian yang wajib dimiliki. Ketika dibelikan Starlet EP 70 lansiran 1987 oleh ayahnya sekitar tahun 2004 dia masih duduk di bangku sekolah menengah dan belum terpapar banyak ‘virus modifikasi’.

Ketika ditanyai NMAA Media (25/6/2021) lalu, modifikator asal Bandung ini seolah khatam dengan mobilnya sendiri. Bayangkan saja, dinamika modifikasi yang dilakoninya mengikuti tren yang sedang berkembang. Terhitung pada 2000an awal hingga sekarang, Toyota Starlet EP70 miliknya sudah mengalami banyak ubahan. Semua itu tak lain sebagai kanvas berkreasi dirinya yang mengaku tak pernah padam ketika memelihara passion di bidang otomotif.

“Modifikasinya cukup banyak, soalnya waktu itu menyesuaikan dengan anggaran juga sih. Ori nya mobil ini warna silver pernah ceper pakai velg kaleng 13 inci, lalu dikelir ulang dan pakai velg 18 inci. Nah, dari awal 2009 mulai deh tercetus buat mengumpulkan part JDM punya Starlet EP71 Turbo,” kenang  Praditya sembari membuka pembicaraan.

Seolah sudah mendapat restu dari mobilnya sendiri, Praditya mulai bereksperimen menjejalkan Starlet kotak lansiran 1987 ini dengan serangkaian racikan khusus supaya lebih atraktif. Saat meniupkan lagi napasnya, Starko miliknya ini langsung ditanamkan dapur pacu usai swap engine dengan mesin 4E-FTE milik Starlet kapsul dan kaki-kaki Starlet GT.

“Karna sempat jogrog lama, body banyak keropos, akhirnya rampungkan body di 2018. Di waktu bersamaan ada yang nawarin part body convert EP71 Turbo 2 pintu. Alhasil, kepalang kecebur kita convert langsung saja,”ujarnnya sembari merunut ubahan modifikasi di mobilnya.

Seluruh estimasi pengerjaan mesin ditempuh dengan memakan waktu sekitar tiga bulan dari bengkel J26 Autostation Jl. Jalaprang, Bandung. Sedangkan memposisikan ubahan body convert supaya lebih proporsional dikerjakan oleh Moel Autobody, Jl. Gudang Utara Bandung selama satu tahun.

Foto: KBN Photoworks

Menjaga supaya mobilnya tetap nyaman dipakai harian dan terlihat mendominasi di jalanan juga butuh keseriusan. Sebab, memang tujuan akhir modifikasi mobil ini juga bisa dipakai ‘ngantor’ sesekali.

Hasilnya, tubuh Toyota Starlet EP71 Turbo terpasang presisi, bahkan mirip mobil aslinya. Seperti pemaparan Praditya, ada banyak kenangan yang membuatnya enggan menyetir mobil lain dengan nuansa berbeda pastinya.

Serangkaian body convert EP 71 Turbo 2nd Gen tampak istimewa dengan laburan body Merblau (biru) dari produk cat body Spies Hecker. Komponen body EP71 Turbo 2nd Gen dapat terlihat dari mulai grill lengkap dengan dua buah foglamp, bumper depan, kap mesin dengan air scoop dan corner lamp.

Beralih ke bagian samping kita bisa temukan  corner lamp EP 71 EUDM spec, side skirt EP71 Turbo 2nd gen, Fender depan EP71 Turbo, Spion Elektrik EP71 Turbo dan Kaca Cromax Coco EP71 Turbo khusus 2 doors.

Sektor kaki-kaki juga diperkuat oleh daya topang coilover Eldee suspension yang membuat kemampuan bermanuver semakin stabil. Dilengkapi juga dengan strutbar depan, belakang, underbrace, dan anti rollbar besutan Ultra Racing.

Sedikit melongok ke bagian dalam, sektor deselerasi diperkuat oleh cengkraman rem cakram depan dan belakang dari part milik Starlet GT turbo EP82

Foto: RD Photowork 2021

“Karena dikonsepkan supaya nyaman dipakai harian, ubahan kaki-kaki tidak terlalu ekstrem. Sebab, masih stabil buat geber di tol mengandalkan velg Sparco N1 ring 14×6 et38 dibalut ban GT radial champiro GTX pro 185/60/14. Selain itu juga bebas gesrot dan serasi sama tubuh boxy Starlet kan? Ungkap dia.

Senada ubahan depan, bagian belakang disisipkan rear upper spoiler copotan EP71 turbo 2nd gen, Rear Mid spoiler, serta stoplamp copotan EP71 turbo ‘smoke’. Supaya tampilannya apik bagian bumper dipilih copotan EP71 turbo 2nd Gen agar terlihat sporty dan tetap simpel.

Dibalik kap mesinnya, kini sudah tertanam jantung pacu berkode 4E-FTE yang merupakan mesin orisinal Starlet EP82 GT Turbo. Sejumlah penyempurnaan juga ditempuh supaya dapat membuat performa mesin optimal dari mulai ubahan coil merek Jacobs Ultra, dan gearbox lsd.

Sedangkan alur gas buang berupa downpipe plus piping dipilih versi custom berbahan stainless 2 stepping to 2,5 inci. Membuat suara dari mesin terdengar parau.

“Khusus buat mesin enggak banyak berubah. Karena mesin, transmisi dan peranti lain justru dibiarkan standar saja supaya nyaman tanpa kendala,” bisiknya sambil terkekeh.

Barulah, ketika memasuki ruang interior proses kamuflase yang ditempuh semakin membuat Starko menjadi-jadi. Bahkan, sektor ini membuat tampilannya menyerupai Starlet EP71.  Lihat saja dari mulai Dasbor, climate control, steering wheel, speaker console diboyong langsung darri copotan EP71 turbo 2nd Gen.

Berlanjut ke ubahan detail seperti speedometer dan console head unit tengah gen TEMS edition. Bangku jok depan belakang, doortrim juga masih mengandalkan copotan EP71 Turbo 2nd Gen.

Melengkapi ubahannya, turut dipasang boostmeter besutan Greedy, Custom sidebar (copy cusco EP82, TRD shift knob serta Karpet EP71 Turbo dengan alur yang khas.

Nah, supaya fitur hiburan semakin alun di telinga peranti head unit Pioneer DEH P8450MP terpasang menggantikan tape mekanis bawaannnya.

Data Modifikasi

Eksterior:Body convert EP71 Turbo 2nd Gen, warna kelir bodi ‘Meerblau’ (biru) Spies Hecker, Corner lamp EP71 EUDM spec, Spion Elektrik EP71 turbo, Kaca Cromax Coco EP71 turbo 2 doors

Interior:Dasbor, Climate control, Steering wheel, Speaker console, Jok depan-belakang, doortrim milik EP71 turbo 2nd gen,Speedometer, console head unit tengah EP71 turbo 2nd gen TEMS edition,

Audio: Head unit Pioneer DEH P8450MP

Mesin: 4E-FTE copotan EP82 GT Turbo, Coil jacobs ultra, Gearbox lsd, Downpipe+piping exhaust custom stainless 2 stepping to 2,5″

Kaki kaki: Coilover Elde, Rem cakram depan-belakang Starlet GT turbo EP82, Strutbar depan, belakang, underbrace, antirollbar ultra racing

Velg dan Ban: Velg Sparco N1 14×6 et38 dibalut ban GT radial champiro GTX pro 185/60/14

- Advertisement -