NMAA News – Program kompetisi antar ketiga influencer otomotif, Modz Battle Season 2 dimulai. Para kontestan yang bakal bersaing nantinya yakni Garasi Drift, Ridwan Hanif dan Pengepul mobil bakal melewati tiap tantangan bertema Fast and Furious.
Sebagai juri dan penyelenggara, National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) menghadirkan kompetisi season kedua yang terinspirasi dari waralaba film aksi, Fast & Furious. Selain identik dengan mobil modifikasi yang sarat nuansa car culture Amerika Serikat (AS), film ini juga terfokus dengan aksi balap liar yang menunjukan kelihaian pengemudi mobilnya.
“Furious Challange ini merupakan tantangan menarik, karena kalian harus menggunakan mobil Fast & Furious dan menerima gaya Fast & Furious. Ada 4 tantangan utama yang akan membawa kalian memenangkan piala bergilir Modz Battle Season 2. Selain itu, satu tim pemenang bakal berkesempatan bertemu langsung dengan Drift King di Jepang,” ujar Andre Mulyadi, Modz Battle Executive Producer, dalam unggahan video di kanal YouTube Ridwan Hanif Rahmadi, Sabtu,(17/7).
Foto: Youtube Ridwan Hanif Rahmadi
Para kontestan bakal melewati tiga tantangan yang terdiri dari tantangan petama Proper Modz Challenge. Beberapa penilaian juri memfokuskan pada tiga aspek modifikasi di mobil kontestan.
Meliputi All Appearance Challenge: engine, interior, eksterior, dan undercarriage yang dinilai langsung oleh juri dari NMAA. Lalu, Audio SHowtime Challenge, dan Integrity Challenge.
Berlanjut ke Fast Challenge, menguji kemampuan kontestan di trek melalui unjuk kebolehan dalam aksi Drag dan Drift Challenge. Sudah dipastikan jika tantangan kedua ini menuntut kemampuan berkendara dan mengoptimalkan tenaga mesin.
Foto: Youtube Ridwan Hanif Rahmadi
Sementara itu, dalam Furious Challenge yang berisikan Gymkhana dan Shooting War, para kontestan akan menghadapi tantangan khas dalam film Fast & Furious.
Terakhir, Trip Challenge yaitu tantangan untuk para kontestan berpindah dari tempat a ke tempat b yang sudah ditentukan. Tantangan bertajuk ini mengarahkan para peserta dengan dinamika kompetisi yang terbilang baru. Mengharuskan para kontestan diuji dalam tempat baru tersebut.
Ketiga kontestan tersebut bakal memperebutkan titel pemenang hingga di tantangan puncak nantinya dengan ganjaran hadiah piala dan bertemu langsung dengan Drift King di Jepang. Aura kompetisi dengan kehadiran Ridwan Hanif mampu memecah dominasi kedua tim Modz Battle Season 1, Garasi Drift dan Pengepul Mobil.
Sebab, setelah Garasi Drift keluar sebagai pemenang, kali ini tidak bisa mengandalkan spekulasi dari skill dan kemampuan menggali ulang potensi mobil saja. Banyak pertimbangkan yang harus diperhatikan para peserta.
Mobil Modifikasi Fast and Furious
Khusus Modz Battle Season 2 ini mereka mengandalkan mobil-mobil populer dari waralaba Fast & Furious. Dari mulai Mazda RX7 FD garapan Jacki dan Reagan Pengepul Mobil persis seperti basis mobil Han Lue dalam The Fast and the Furious: Tokyo Drift (2006) atau mobil Dominic Torreto dalam The Fast and the Furious (2001).
Foto: Youtube Ridwan Hanif Rahmadi
Tim Garasi Drift yang diisi oleh Dipo dan Ziko masih mengandalkan mobil JDM khas mereka, Nissan Silvia S15. Sudah dipastikan, di bawah kendali dua kakak-beradik ini sektor undercarriage jadi ubahan signifikan. Minimal pemasangan ange kit. Mobil ini juga hadir dalam Tokyo Drift menjadi salah satu tunggangan Sean Boswell mempelajari teknik Drift di bawah pengawasan Han.
Foto: Youtube Ridwan Hanif Rahmadi
Mobil ketiga yang diandalkann Ridwan Hanif dan Naufal membawa para petrolhead menggali kembali ingatan ketika karakter Brian O’ Connor menyebut “Pop the Hood” di hadapan Dom dan Family. Yup, Ridwan Hanif menggunakan Toyota Supra A80 yang begitu ikonis dan bertenaga dengan mesin 2JZ.
Foto: Youtube Ridwan Hanif Rahmadi
Meski sempat bermasalah, tim Ridwan Hanif mencoba sedikit demi sedikit menyempurnakan Toyota Supra A80 tersebut supaya dapat mendapatkan raihan maksimal nanti.
Penasaran seperti apa keseruan di ajang Modz Battle Season 2 ini? Sila tonton video pertamanya melalui link berikut ini!