
NMAA News – Program vaksinasi Gotong Royong yang digelar PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) hari ini (Sabtu, 10/7/2021) turut dikunjungi Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Ida Fauziyah di Pabrik Karawang 3 TMMIN yang terletak di kawasan Industri KJIE – Karawang, Jawa Barat. Dalam kunjungannya tersebut, Menaker RI didampingi Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Arsjad Rasjid, Wakil Ketua Umum KADIN Shinta Kamdani, dan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana.
Para tamu kehormatan ini meninjau langsung aktivitas vaksinasi Covid-19 ke lebih dari 1.200 karyawan TMMIN dan keluarganya melalui program Vaksinasi Gotong Royong. Bagi Toyota, kesehatan dan keselamatan keluarga dan karyawan merupakan hal utama. Karenanya, Toyota segera mendaftar di Program Vaksinasi Gotong Royong yang diselenggarakan KADIN untuk 16.000 karyawan dan keluarganya.

Pemberian vaksin dilakukan secara bertahap dimulai sejak 18 Mei 2021. Direncanakan semua karyawan TMMIN beserta anggota keluarganya telah mendapatkan dua dosis vaksin pada akhir Juli 2021. “Terima-kasih Pemerintah dan Kadin yang mendorong Program Vaksinasi bagi tenaga kerja dan keluarganya ini. Antusias kami tunukkan dengan menggelar program tersebut di perusahaan kami. Kami juga terus meningkatkan pengetahuan dan pemahaman karyawan akan Covid-19, tindakan pencegahannya, serta pentingnya menjaga protokol kesehatan walaupun telah menerima vaksin,” ujar Bob Azam, Direktur Corporate Affairs TMMIN.
Toyota juga menjelaskan inisiatif perusahaan meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan Covid-19 dan tindakan pencegahannya ke lingkungan melalui program Kampung Siaga Covid-19 (KSC). Program sejak September 2020 ini memfasilitasi karyawan TMMIN menjadi agen perubahan yang mendorong pengembangan dan kemandirian masyarakat dalam mengorganisir seluruh sumber daya melawan pandemi Covid-19. Hingga saat ini telah berdiri 100 Kampung Siaga Covid-19 (KSC) di wilayah Karawang, Jakarta, Bekasi, Bogor, dan Depok.
Toyota berharap agar aktivitas vaksinasi yang dibarengi penerapan protokol kesehatan ketat serta penyebaran pengetahuan mengenai Covid-19 dan pencegahannya dapat menyumbang pada pengentasan Covid-19 di Indonesia serta mendukung pemulihan kembali ekonomi nasional.

