Vini V8 PowerFlex, Modifikasi ‘Sadis’ Mini Cooper RWD Bermesin V8 di Goodwood Festival of Speed

0
- Advertisement -

NMAA News – Setelah sempat tertunda tahun lalu akibat pandemi, Goodwood Festival of Speed 2021 yang berlangsung di Sussex, Inggris, kembali dilangsungkan secara offline. Seperti ciri khasnya, Goodwood Festival tetap diwarnai kehadiran berbagai kejutan, baik debut perdana mobil pabrikan maupun tampilan karya modifikasi yang mengumbar kekuatan.

Salah satunya, seperti yang dilakukan PowerFlex. Spesialis pembuat bushing polyurethane performance di Inggris ini meracik performa hatchback mungil ikonik negaranya, Mini Cooper S generasi R56 yang dijejalkan mesin V8 berkapasitas 4.000 cc. Langkah modifikasi engine swap dengan mesin V8 ini merupakan pertama diterapkan pada sebuah Mini. PowerFlex menamakan Mini Cooper S ini dengan julukan ‘Vini’.

Menurut PowerFlex seperti yang dikutip dari Motor1, mesin V8 4.0 liter naturaly-aspirated berkode S65 yang bertenaga 414 hp itu diadopsi dari BMW M3 generasi F80. Transmisinya mengandalkan tioe otomatis 7-percepatan model dual-clutch. Dengan tenaga besar tersebut, sejumlah penyesuaian pun dilakukan untuk penguatan sasis dan bodi Mini Cooper S ini. Seperti struktur sasis yang mengambil konstruksi dasar subframe Subaru Impreza STi.

Kombinasi penguatan sasis, dudukan mesin, hingga sistem suspensi yang memakai bushing, tentunya memakai produk Powerflex yang terbuat dari bahan polyurethane yang kuat dan memiliki kemampuan redam dan tingkat rigiditas lebih baik. Hebatnya lagi, semua modifikasi ini dilakukan tanpa mengubah desain eksterior Mini Cooper. Kecuali over fender lebar dan perubahan emblem yang kini bertuliskan Vini.

Dengan sejumlah modifikasi tersebut, Vini sebagai Hot-Hatch dengan wheelbase pendek ini mencatat bobot total 1.300 kg, usai proses engine swap dengan mesin V8. Guna menunjang stabilisasi pengendaraan, eksterior Vini juga disematkan sejumlah bodykit penyempurna tingkat aerodinamikanya.

Wajah Mini yang ‘funky’, kini menjadi lebih agresif yang menggambarkan performanya. Vini kini bercita rasa racing dengan sentuhan kap mesin baru dengan tambahan air-scoop untuk membantu pasokan udara dan pendinginan ruang mesin, over fender hitam doff yang menyatu ke side-skirt dan lips bumper depan.

Sedangkan di buritan, PowerFlex juga menyematkan roof spoiler berdimensi lebih besar dan lebar untuk memperkuat efek downforce di kecepatan tinggi.  Untuk sektor kaki-kaki, Vini V8 ini juga tampil makin gagah berkat aplikasi pelek berkelir gold-doff produk Braid ukuran 17 inci yang dibalut ban performance, Toyo Proxes R888R.

Modifikasi terus berlanjut pada sektor interior. Menyesuaikan tema sporty pada sektor mesin dan eksterior, ubahan interior diperkuat dengan nuansa mobil balap pada Mini Cooper S V8 ini. Kemewahan dan kenyamanan yang ada di versi standar, tergantikan semuanya oleh komponen beraura racing.

Tampak hadir di kabin; sepasang jok balap Cobra Motorsports, rollbar yang mengukuhkan konstruksi kuat kabin, setir serat karbon motif mobil balap, termasuk tuas rem hidrolis, dan pelapisan area dashboard dan panel instrumen yang berlapis carbon. Tak ketinggalan, tangki bensin aluminium yang ringan namun kuat.

Yang menarik untuk menjadi bahan catatan modifikator di Indonesia, Vini adalah buah hasil dan wujud upaya kolaborasi antara anggota Performance Automotive Aftermarket Association Inggris, yang terdiri dari ED Motorsport, Litchfield Motors, Alcon, Tilton Engineering, Bilstein UK, Forge Motorsport, Goodridge, Aero Tec Laboratories (ATL), ITG, Cobra Seats, Lifeline , Racelogic, Syvecs, AiM Tech, dan Braid.

Sumber dan Foto: Motor1, PowerFlex

 

- Advertisement -