NMAA News – Car culture Jepang selalu menarik di mata pecinta otomotif. Apalagi Jepang merupakan salah satu negara tempat lahirnya para raksasa otomotif dunia. Budaya masyarakatnya yang ulet dan penuh gagasan, membuat car culture Jepang mampu melahirkan karya-karya inovatif dan menginspirasi. Baik dari ranah modifikasi, car meet, car scene hingga motorsport.
Khusus untuk ranah modifikasi, ada dua pameran yang selalu dinantikan, yaitu Tokyo Auto Salon (TAS) dan Osaka Auto Messe (OAM) yang disupervisi oleh Nippon Auto Parts And Aftermarket Committee (NAPAC) atau dikenal sebagai asosiasi modifikasi Jepang yang sudah menginjak umur 70 tahun.
Ada perbedaan diantara keduanya, terutama cara pengemasan acara. TAS lebih ke tempat diluncurkannya produk aftermarket terbaru dari para tenant yang berlokasi di Tokyo. Sedangkan OAM lebih merujuk pada acara berkumpulnya komunitas otomotif di Osaka, juga dikemas sebagai wisata hiburan keluarga.

Khusus pameran Osaka Auto Messe (OAM) merupakan pameran tahunan yang diselenggarakan setahun sekali sejak 1997. Acara yang kerap mewadahi para tuner aftermarket, builder dan produsen produk aftermarket tersebut juga menjadi kiblat modifikasi secara global.
Biasanya OAM dihelat selama 3 hari pada akhir pekan di pertengahan bulan Februari. Pameran yang berlokasi di diadakan di Intex (International Exhibition Center) Osaka ini mampu mencatat sebanyak 200.000 pengunjung tiap tahun.

Bagi National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) dan Indonesia Modification Expo (IMX), OAM mendapat tempat tersendiri sejak bekerjasama pada 2016 lalu. Shinta Yoshioka selaku Executive Director OAM mengungkapkan, kreativitas para modifikator Indonesia layak diacungi jempol.
Alhasil, lahirlah kerjasama diwujudkan dengan tampilnya NMAA di Osaka Auto Messe pada Februari 2018 lalu. OAM menjadi tempat beberapa produk lokal asli Indonesia yang pertama kalinya berpameran di luar negeri.
Karena itu, di tengah terpaan pandemi Covid-19 saat ini NMAA dan IMX senantiasa mendukung setiap kegiatan dari penyelenggara. Tak lain supaya nadi perekonomian industri otomotif dan modifikasi dapat beradaptasi sesuai kondisi.

Pria asal Jepang ini yakin jika industri otomotif dan custom di Indonesia terus berkembang dengan karakter khasnya. Masih teringat ketika Yoshioka menyebut jika Indonesia saat ini tergolong bebas dibanding industri otomotif dan custom di Jepang sudah menerapkan regulasi khusus yang cukup ketat bagi para tuner disana.
Lantas, bagaimana tren modifikasi yang digandrungi di tengah kondisi pandemi Covid-19 saat ? Bagaimana kondisi industri otomotif dan aftermarket di Jepang saat pandemi? Lebih lanjut, tentunya bakal dibahas oleh Shinta Yoshioka selaku salah seorang perwakilan Osaka Automesse dalam sesi Oversias Talkshow hanya di gelaran Road to IMX 2021: Virtual Stage Pekanbaru, Sabtu besok (7/8/2021).
Jangan sampai terlewat, khusus bagi kalian yang sudah mendapat tiket dan kupon supergiveaway, kesempatan mendapat mobil modifikasi Brio Turbo garapan Om Mobi semakin terbuka. Saksikan rangkaian acara lengkapnnya via perangkat gawai, cukup dengan mengakses link www.imx2021.net. Sampai jumpa secara virtual, Petrolhead!


