SUV Honda Passport Dimodifikasi Lebih Radikal, Siap Jajal Rebelle Rally 2021

- Advertisement -

NMAA News – Musim balap Formula 1 (F1) kali ini sepertinya tidak dirasakan optimal oleh pabrikan Honda. Karena, terhitung akhir musim ini pabrikan asal Jepang tersebut berencana mundur dari F1.

Akan  tetapi, keputusan ini tidak menghambat karirnya di ajang Motorsport. Bagi Honda, menurunkan mobil terbaik mereka di kompetisi bukanlah sekedar prestise semata. Apalagi, secara historis para pebalap Honda mampu menyumbang banyak predikat kemenangan di sejumlah kompetisi balap.

Tepat sebelum dimulainya sesi balap Rebelle Rally 2021 berlangsung, Honda ternyata sudah menyiapkan mobil balap andalan mereka. Dibangun dari basis SUV Honda Passport, mobil ini ditangani langsung oleh Honda Performance Development (HDV) Maxxis Rally Team. Tim balap tersebut sempat memulai debut khusus untuk Passport  pada ajang di Lake Superior Performance Rally pekan lalu.

Foto: Carbuzz

Tentu saja, dibanding versi bawaan SUV bertubuh kekar ini harus dirombak ulang lebih. Menghadirkan ubahan signifikan terutama menyasar aspek performa. Dilansir dari Carbuzz, SUV satu ini masih mengandalkan powertrain dan suspensi bawaan pabrik. Tampaknya, Honda melakukan langkah serupa untuk menguji keandalan komponen penting di lini produk mereka.

Padahal, membangun sebuah mobil reli memerlukan ubahan masif di hampir semua bagian mobil. Seperti regulasi dari American Rally Association, mobil reli haruslah mampu mencapai kecepatan “lebih dari 160 Kpj di jalur kerikil, tanah, lumpur, dan salju sejauh ratusan Km.”

Guna menunjukan kemampuannya di trek reli, pilihan pelek Honda Passport adalah merek Braid tipe Winrace T ukuran 17×7.5 inci. Pelek tersebut dibungkus ban Maxxis RAZR jenis M/T atau A/T tergantung kondisi trek.

Foto: Carbuzz

Supaya dapat merampungkan balapan tanpa kendala, terdapat bak oli aluminium khusus dan pelat pelindung LSD belakang. Dua peranti ini dipasang di bawah mobil dilengkapi panel polietilen densitas tinggi untuk melindungi tangki bahan bakar.

Soal performa, mesin V6 i-VTEC berkapasitas 3.5 liter dikawinkan dengan transmisi otomatis sembilan percepatan. Meski tidak disebutkan raihan performa di atas kertas, mesin tersebut mengalirkan tenaga ke semua roda (all-wheel-drive). Ubahan mesin dilengkapi juga penambahan pendingin cairan transmisi.

Mendukung peningkatan mesin lebih bertenaga, sistem pengereman juga ikut diubah. Kanvas rem Carbotech tipe XP12 dan minyak rem performa tinggi dipastikan dapat memberi kemampuan deselerasi terbaik. Sementara, rem tangan hidrolik memudahkan aksi cornering.

Foto: Carbuzz

Melongok ke ruang kabin, terdapat satu set jok balap OMP dilengkapi seatbelt 6 titik. Bagian kabin sudah ditanam roll cage sebagai penunjang keselamatan dan sensor pencegah kebakaran. Dilengkapi juga sistem berbasis komputer dan komunikasi dalam mobil.

Agar menghasilkan kemampuan performa terbaik, bobot total kendaraan juga termasuk dalam resep modifikasinya. Seperti mencopot kursi belakang, karpet, peredam suara, dan trim. Kaca samping dan belakang kini diganti kaca berbahan polikarbonat Lexan.

Walaupun berada jauh dari mobil tersebut, kombinasi suara knalpot custom HPD dan raungan mesin V6 semakin menegaskan kesan agresif di unit SUV ini.

Related Articles

Stay Connected

22,850FansSuka
0PengikutMengikuti
3,050PengikutMengikuti
- Advertisement -

Latest Articles