NMAA News – Custom lifestyle XSR 155 tidak hanya merebak di wilayah Jawa tapi juga di Sumatera. Khususnya di Palembang, tren yang tengah berkembang mengarah pada gaya tracker dan scrambler untuk modifikasi XSR 155.
Hal ini disampaikan Achmad Fadri Alfarezi, Ketua Umum XSR Brotherhood Indonesia (XBI) Palembang. ”Saat ini pengguna XSR 155 di Palembang cenderung menyukai custom gaya tracker dan scrambler. Model style ini dapat memenuhi kebutuhan tampil saat berkendara dan cocok buat penggunanya yang sebagian besar usia dewasa.”
Ditambahkan Achmad, riding dengan XSR 155 menghadirkan suasana nostalgia saat berkeliling kota Palembang, maupun nongkrong dengan sesama biker XSR 155. “Saya sendiri awalnya bikin gaya café racer lalu beralih ke tracker,” papar Achmad Fadri Alfarezi.
Pria yang akrab disapa Fadri itu mengungkapkan, XSR 155 adalah motor brand Yamaha pertama miliknya. ”XSR 155 ini motor beda dari yang lain. Tampilannya gagah dan macho. Serta banyak aliran modifikasi bisa dipilih,” papar Fadri.
Sementara itu Dian Tito, builder asal Palembang yang berprestasi nasional menyebutkan selain tracker dan scrambler, gaya pilihan konsumen XSR 155 juga bisa berkembang ke arah café racer.
”Minat ini dapat berkembang karena selera pengguna XSR 155 di sini ingin membuat motor terlihat beda dari bentuk standar. Saat kontes modifikasi di sini, sudah ada menampilkan XSR 155 café racer. Dengan model ini pemakaiannya lebih banyak buat nongkrong, kopdar, sunmori atau city touring jarak dekat saja,” pungkas Dian Tito.

