Waspadai Bahaya Aquaplaning di Jalan Tol Saat Musim Hujan

0
Man driving car in heavy rainfall
- Advertisement -

NMAA News – Butuh strategi khusus saat mengemudi mobil di musim hujan seperti saat ini, apalagi ketika berkendara di jalan tol. Jalan licin akibat hujan deras semakin sulit dilewati lantaran daya pandang pengemudi terbatas akibat angin kencang sehingga membuat mobil dapat sulit dikendalikan. Lantas, apa yang harus dijalankan dan diwaspadai oleh si pengemudi?

  1. Pastikan Kondisi Ban Mobil

Ban merupakan komponen mobil yang wajib diperhatikan saat musim hujan karena hanya ban yang melakukan kontak langsung dengan jalan. Begitu ban bermasalah, pengemudi akan sulit mengendalikan mobil saat hujan turun. Pastikan kondisi ban dengan memeriksa tekanan angin, telapak, alur, dan dinding ban dari potensi aus dan rusak.

  1. Periksa Komponen Mobil Lainnya

Selain ban, komponen mobil lain wajib diperiksa, seperti lampu, AC, dan wiper, termasuk cairan pembersih kaca depan. Lampu senja dan sein dalam kondisi baik membantu pengguna jalan lain memantau manuver mobil. Namun bila lampu utama yang tidak berfungsi dengan baik justru mengganggu pandangan.

Pendingin kabin yang rusak bisa membuat kaca depan berkabut sehingga menutup visibilitas keluar mobil.. Wiper yang bermasalah juga akan menyulitkan, terutama saat hujan sangat deras dan hembusan angin terbilang kencang.

  1. Mengemudi Sesuai Prinsip Safety Driving

Perhatikan beberapa hal berikut saat mengemudi di jalan tol yang licin akibat hujan. Pertama adalah segera turunkan kecepatan mobil sekitar 20-30 km/jam atau 20% dibandingkan kondisi normal sehingga AutoFamily memiliki kontrol lebih baik atas mobil di tengah kondisi jalan yang sulit diprediksi.

Berikutnya adalah menjaga jarak aman antar kendaraan untuk memberikan kesempatan bertindak jika ada kejadian darurat seperti mobil lain mengerem mendadak atau menemui  genangan air di depan.

  1. Waspada Aquaplaning

Aquaplaning adalah kondisi ban mobil yang kehilangan penapakan atau grip pada permukaan jalan saat melintasi genangan air yang dangkal yang sering tidak terlihat dari jauh. Risikonya, mobil tidak bisa dikendalikan dan berpotensi menimbulkan kecelakaan, di mana kondisi ini sering ditemui di jalan tol akibat hujan deras dan sistem drainase yang butuh waktu mengalirkan air hujan.

Bagaimana jika mobil terkena aquaplaning? Tetap tenang dan fokus mengingat aquaplaning hanya berlangsung sesaat. Hindari manuver mendadak seperti pindah lajur yang akan memperburuk keadaan karena mobil lebih sulit dikendalikan dan tidak melakukan pengereman mendadak.

Cukup angkat kaki dari pedal gas dan tahan kemudi lurus ke depan. Biarkan kecepatan mobil berkurang secara perlahan dan ban mendapatkan kembali daya cengkeram ke jalan.

  1. Menjaga Perilaku Mengemudi di Jalan Tol

Lakukan adaptasi pada kondisi jalan dengan memperhatikan reaksi mobil saat dikemudikan dan waspada lingkungan sekitar mobil. Apalagi saat hujan umumnya lalu lintas akan melaju lebih lambat bahkan macet bila ada genangan air. Di sini kesabaran AutoFamily akan diuji supaya tetap tenang dan waspada dalam berkendara.

  1. Servis Berkala Mobil

Rutinitas menjaga kondisi mobil menjadi  wajib hukumnya saat memasuki musim hujan demi keamanan dan kenyamanan berkendara. Servis berkala memastikan seluruh komponen mobil dapat berfungsi optimal, temasuk saat hujan turun. Selain itu, spare parts yang sudah waktunya diganti karena usia pakai, aus atau rusak akan diganti dengan yang baru untuk menjaga kinerja mobil.

“Saat mengemudi di jalan tol yang sedang dilanda hujan diperlukan kewaspadaan dan strategi khusus agar perjalanan dapat berlangsung dengan aman dan nyaman,” jelas Nur Imansyah Tara, Aftersales Business Division Head Auto2000, Minggu (28/11/2021).

- Advertisement -